Diskusi Informal IV TANDEF – Total War vs Perang Semesta

Posted on Maret 11, 2011 oleh

4


Pada hari Kamis (10 Maret 2011) TANDEF kembali menggelar diskusi informal. Diskusi informal kali ini adalah diskusi informal ke-4 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Dittekindhan di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Topik diskusi informal ke-4 itu adalah “Samakah Total War dengan Perang Semesta?”.

Diskusi dibuka oleh Direktur Eksekutif TANDEF, Khairil Azmi, dan diberikan pidato pembuka oleh Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Agus Suyarso, MSc. Pemberi provoking presentation pada diskusi tersebut adalah Kolonel TNI Jan Pieter Ate. Saya sendiri pada kesempatan tersebut menjadi moderator sukarela.

total war vs perang semesta

Topik diskusi yaitu Samakah Total War dengan Perang Semesta sebenarnya merupakan pertanyaan jebakan karena perang semesta itu merupakan terjemahan langsung dari total war. Akan tetapi, ada sebuah buku referensi mengenai perang semesta yang ditulis oleh Letnan Jenderal TNI J. Suryo Prabowo yang mengulas bahwa total war berbeda dari perang semesta. Ada 7 aspek yang menjadi pembeda antara total war dengan perang semesta yang diangkat oleh penulis buku tersebut.

Karena pemberi pidato pembuka dan pemapar tidak terjebak dengan judul topik maka diskusi mengarah kepada pembahasan mengenai pentingnya pertahanan bagi suatu negara. Dalam konteks ini tentu pertahanan NKRI. Dewasa ini banyak kalangan yang alergi dengan pertahanan dengan mengatakan bahwa kita tidak memerlukan perang. Padahal, bicara pertanahan itu berbeda dengan bicara perang. Pertahanan dibangun adalah agar jangan sampai terjadi perang. Pertahanan dibangun adalah agar tidak ada satu pun negara lain yang berani menyerang negara kita. Apabila perang terjadi di negara kita, berarti pertahanan telah gagal karena musuh sudah sampai di wilayah kita. Inilah yang harus dipahami oleh masyarakat terutama oleh para Anggota DPR yang nampak sekali masih ada yang tidak memahami makna pertahanan dengan menganggap TNI tidak perlu alutsista karena RI tidak punya musuh dan kita tidak akan perang melawan siapa-siapa. Anggota DPR yang berpandangan seperti itu tentu perlu ditatar mengenai pertahanan negara karena apabila kita baru akan membeli alutsista karena akan perang maka semua itu tentunya akan sangat terlambat. Kita tidak dapat membeli alutsista seperti membeli televisi di toko di mana kita dapat menunjuk televisi yang akan kita beli dan langsung dapat kita bawa pulang. Membeli alutsista memerlukan waktu yang panjang. Alutsista itu bukan untuk tujuan perang melainkan guna tujuan pertahanan negara.

Diskusi berlangsung seru. TANDEF memiliki anggota dengan berbagai latar belakang, ada yang TNI, Polri, PNS, Karyawan Swasta, pengusaha dan bahkan mahasiswa, sehingga diskusi menjadi semakin kaya dengan wacana-wacana dari berbagai macam sudut pandang tetapi muaranya tetap sama, yaitu pertahanan negara yang kuat dan memiliki efek penggentar bagi lawan.

Diskusi informal ke-4 TANDEF berlangsung sampai pukul 21:45 WIB, meleset dari alokasi waktu yang diberikan oleh Direktur Eksekutif TANDEF karena memang diskusi-diskusi informal TANDEF sebelumnya bahkan berlangsung sampai pukul 23:00 WIB. Diskusi ditutup dengan pidato penutup oleh Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.

Yang menarik, di gedung yang sama, pada lantai yang berbeda, sedang dilaksanakan rapat kerjasama pertahanan antara RI dengan Korea Selatan untuk membuat pesawat tempur bersama. Perjanjian kerjasama itu ditandatangani pada hari ini, 11 Maret 2011.

Salam melek pertahanan!

Foto-foto Diskusi Informal Meeting IV Tandef:

brigjen TNI Agus Suyarso

Brigjen TNI Agus Suyarso, Dir Dittekindhan, Kemenhan RI

direktur eksekutif tandef

Direktur Eksekutif TANDEF, Khairil Azmi

Kol TNI Jan Pieter Ate

Kol TNI Jan Pieter Ate memberi paparan pancingan

Moderator Diskusi Informal IV Tandef

Moderator Diskusi Informal IV Tandef

Suasana Diskusi Informal IV Tandef

Suasana Diskusi Informal IV Tandef

Foto Bersama Peserta Diskusi Informal IV Tandef

Foto Bersama Peserta Diskusi Informal IV Tandef

Posted in: Kegiatan, Pertahanan