Sinyal Indosat Matrix Hilang dari SIM Card Saya

Posted on Maret 13, 2009 oleh

16


Sejak hari Rabu, 11 Maret 2009 sekitar pukul 18, sinyal Indosat Matrix hilang dari perangkat genggam saya. Saya menggunakan Blackberry 8707. Pada Rabu sore itu pada tanda sinyal tiba-tiba berubah menjadi tulisan SOS. Tulisan gprs, GPRS atau 3G sebagai tanda adanya sinyal Indosat Matrix tidak ada lagi. Saya mengira kejadian itu hanya merupakan gangguan jaringan sementara karena tahun lalu di lokasi tempat tinggal saya setiap malam dari pukul 21:00 sampai pukul 22:00 sinyal Indosat pasti hilang dan hanya muncul tanda SOS di perangkat Blackberry saya. Saya pernah menuliskannya dalam Sinyal Lemah Indosat dan Sinyal Indosat Sudah Lebih Dapat Diandalkan.

Akan tetapi, sampai pukul 22 sinyal Indosat tidak kunjung kembali. Saya telah tiga kali melakukan restart perangkat genggam saya itu dan tetap sinyal Indosat tidak dapat saya terima. Kamis pagi akhirnya saya melakukan hal yang sering dilakukan pengguna Blackberry apabila perangkatnya tidak mendapatkan sinyal, yaitu mengeluarkan baterai Blackberry sekitar lima menit kemudian memasukkannya kembali. Tetap tidak ada perubahan. Tidak ada sinyal Indosat yang dapat saya terima.

Sekitar pukul 8 pagi kemarin (Kamis, 12 Maret 2009) saya menghubungi Call Center Indosat. Panggilan saya diterima oleh Ibu Tya. Saya kemukakan permasalahan yang saya alami. Sretelah tahu perangkat genggam yang saya pakai, Ibu Tya menganjurkan saya melepas baterai sekitar lima menit dan memasukkan kembali. Saya sampaikan bahwa saya sudah melakukan hal itu dan tidak membawa perubahan. Ibu Tya kemudian menanyakan apakah di sekitar saya pengguna Indosat juga mengalami hal yang sama. Saya sampaikan bahwa saya tidak tahu karena saya berada di rumah. Ibu Tya kemudian menanyakan apakah saya sudah mencoba dengan HP lain. Karena memang belum saya coba, saya sampaikan bahwa saya belum mencobanya. Telepon kemudian saya tutup karena saya akan mencoba SIM card Matrix saya ke HP yang lain.

Saya lepas SIM Card Matrix dari Blackberry dan memindahkannya ke perangkat genggam yang lain, Siemens M75. Sejak saya masukkan sampai saat saya menulis posting ini, status di layar HP Siemens M75 masih Network search. Sudah lebih dari 24 jam dan statusnya masih mencari jaringan.

Sampai di kantor saya datangi teman yang juga memakai Matrix. Nomor dia tidak ada masalah. Sinyal Indosat di HP-nya penuh. Sedangkan, di HP saya masih Network search. Oleh karena itu, saya yakin bahwa masalah tidak terjadi pada perangkat genggam saya melainkan pada SIM card saya. Entah apa yang terjadi. Apakah Indosat melakukan sesuatu terhadap SIM card pelanggannya? Logikanya tidak mungkin Indosat melakukan sesuatu terhadap SIM card pelanggannya tetapi secara teknis dapat dilakukan. Nomor Matrix saya adalah nomor upgrade dari Mentari. Pada saat upgrade, saya harus menunggu sampi 3 hari agar kartu Matrix saya aktif. Selain itu, apabila pelanggan belum melakukan pembayaran, nomornya juga bisa diblokir oleh Indosat sampai pembayaran dilakukan. Oleh karena itu, secara teknis, apabila Indosat ingin melakukan pemblokiran terhadap nomor pelanggannya. Sayangnya, saya belum pernah terlambat membayar tagihan Matrix saya sehingga apabila Indosat melakukan pemblokiran maka Indosat harus memiliki alasan yang kuat.

Sekitar pukul 11 siang kemarin saya kembali menghubungi Call Center Indosat. Kali kedua itu saya diterima oleh Ibu Julia. Saya sampaikan kembali permasalahan saya lalu saya minta Ibu Julia open ticket agar permasalahan yang saya alami ini dicarikan solusinya dan dipantau. Ibu Julia menyampaikan bahwa permasalahan saya segera disampaikan ke pihak jaringan dan akan segera ditangani. Ibu Julia kemudian meminta nomor alternatif kepada saya agar dapat dihubungi.

Sampai pukul 15 sore masih tidak ada perubahan. Siemens M75 saya masih menunjukkan Nerwork search pada layarnya. Sore itu saya kembali menghubungi Call Center Indosat. Pada kesempatan itu, saya bicara dengan Pak Donny. Saya kembali sampaikan permasalahan saya. Saya sampaikan kepada Pak Donny bahwa ini adalah panggilan saya yang ketiga ke Call Center Indosat. Lalu Pak Donny mencari dalam help desk system yang ada di Call Center Indosat dan menemukan histori permasalahan saya. Pak Donny menyampaikan bahwa permasalahan saya sedang ditangani. Saya akan dihubungi segera apabila permasalahan sudah selesai. Saya sore itu menanyakan apakah perlu saya pergi ke Galeri Indosat untuk mengganti SIM card saya. Pak Donny menyampaikan hal itu tidak perlu karena masalah saya sedang ditangani. Katanya, saya hanya perlu menunggu saja.

Pagi ini, sekitar pukul 10 saya kembali menghubungi Call Center Indosat. Saya diterima oleh Ibu Anca/Enca. Saya kembali harus menyebutkan nomor Matrix dan alamat penagihannya. Saya minta Ibu Anca mencari dalam sistemnya karena panggilan saya yang diterimanya adalah panggilan keempat. Saya sampaikan kepada Ibu Anca agar ticket saya dieskalasi. Nomor Matrix saya sudah tidak dapat dipakai sejak Rabu (11/03/09) sore. Itu adalah nomor utama saya sehingga saya yakin banyak panggilan yang tidak dapat saya terima selama lebih dari 24 jam gangguan yang saya terima ini. Saya minta kepada Bu Anca agar saya dihubungi pada pukul 12 siang untuk menyampaikan progress penanganan masalah saya. Bu Anca meminta kembali nomor alternatif saya. Aneh, saya kemarin sudah dua kali memberikan nomor alternatif saya tetapi kali ini diminta lagi. Apa operator Call Center Indosat hobi mengoleksi nomor? Mestinya nomor itu sudah disimpan di help desk system.

Saya akan menunggu sampai pukul 12 siang ini apakah ada orang dari Indosat yang menghubungi saya. Sebagai pelanggan, saya sudah empat kali menghubungi Call Center Indosat, saya merasa berhak untuk dihubungi balik oleh Call Center Indosat. Maaf, saya dulu pernah kerja di Call Center sebuah ISP dan saya sering menghubungi balik para pelanggan yang menyampaikan keluhan. Semestinya, Indosat pun melakukan hal seperti itu.

Tulisan di internet yang serupa dengan yang saya alami:

Saya berharap Indosat segera menangani permasalahan saya. Apabila memang saya harus ganti SIM card, saya sudah sampaikan hal itu kepada operator Call Center Indosat bernama Donny kemarin sore dan dijawab tidak perlu.

Update

Pada pukul 14:20 siang hari ini juga saya ditelpon oleh Ibu Eka dari Indosat. Ibu Eka menyampaikan bahwa SIM card saya yang rusak dan harus diganti di Galeri Indosat. Karena posisi saya di Jl. Antasari maka Galeri Indosat terdekat adalah Galeri Indosat Blok M Plaza. Bu Eka membantu saya mencari informasi stok SIM card kosong di Galeri Indosat Blok M Plaza dan kemudian menghubungi saya kembali sambil. Pukul 15 Bu Eka menghubungi saya kembali dan menyampaikan bahwa di Galeri Indosat Blok M Plaza ada stok SIM card kosong dan sudah dipesan satu untuk saya tetapi saya harus mengganti SIM card hari ini juga.

Saya kemudian ke Galeri Indosat Blok M Plaza dan mengganti SIM card saya sambil sekalian menghentikan langganan BIS saya. Saya akan menggunakan operator lain untuk langganan BIS karena telepon saya kadang sulit dihubungi pada saat Blackberry sedang download data.

Terimakasih untuk Ibu Anca yang telah memungkinkan Ibu Eka menghubungi s
aya. Terimakasih Ibu Eka atas bantuannya. Saya sangat menghargai bantuan Anda berdua.

Posted in: telekomunikasi