Waspadalah! Pabrik Narkoba Ada di Lingkungan Kita

Posted on Februari 20, 2009 oleh

0


Digrebeknya pabrik sabu-sabu di Perumahan Citra Raya, tepatnya di Blok C10 No. 12 di Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dengan gudang penyimpanan di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, kembali mengejutkan kita sekaligus makin membuka mata kita bahwa pabrik narkoba saat ini sudah berada di lingkungan kita. Sinyalemen bahwa Indonesia saat ini bukan saja merupakan wilayah transit narkoba melainkan sudah menjadi wilayah produksi narkoba nampaknya telah terbukti. Hari demi hari semakin banyak saja pabrik narkoba mulai pabrik ecstasy sampai pabrik sabu-sabu ditemukan di sekitar kita.

Penemuan pabrik narkoba berupa ecstasy dan shabu-sabu akhir-akhir ini dapat diringkaskan sebagai berikut:

  • 2002. Kita telah digegerkan dengan penemuan pabrik ecstasy terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di Jalan Hasyim Azhari No 26 Cipondoh, dan Jalan Imam Bonjol No 79 A Karawaci, Kota Tangerang.
  • 2003. Ditemukan dua pabrik ecstasy di Jalan Listrik V Dalam, Kwitang, Jakarta Pusat, dan Kompleks Angkasa Pura Jalan Tebing RT 004 RW 07, Kemayoran, Jakarta Pusat.
  • 2004. Digrebek pabrik ecstasy di Ruko Palem Lestari Blok B-16, Cengkareng, Tangerang.
  • 2004 (November). Aparat Direktorat Narkoba Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya bekerja sama dengan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia berhasil mengungkap tempat pembuatan pil ekstasi dan sabu di Jalan Bedugul, Ruko Daan Mogot Blok I A, Cengkareng, Jakarta Barat.
  • 2005 (April). BNN dan polisi berhasil menggrebeg pabrik ecstasy di Cileungsi dengan menangkap lima tersangka ; Hans Filip,Bertje,Bangkit,Sutaman dan Harwanto
  • 2005 (November). Ditemukan pabrik ecstasy terbsar ketiga di Asia di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang
  • 2005 (November). Ditemukan rumah sarang walet yang diduga digunakan sebagai pabrik ecstasy di Jalan Metro, RT I RW 12, kelurahan Sisir, Kota Batu, Malang, yang merupakan cabang dari pabrik ecstasy di Jawilan, Serang.
  • 2005 (November). Polri menggrebeg pabrik ecstasy di Banyuwangi, Malang, Surabaya berhasil menangkap 5 orang tersangka 4 warga negara Indonesia, seorang lagi warga negara Belanda bernama Richard yang sekarang masih buron. Jaringan perdagangannya meliputi Hongkong, Singapura, Malaysia.
  • 2005 (Desember). Polisi menggrebek sebuah ruko di Kawasan Pinangsia, Cibodas, Tangerang yang digunakan sebagai tempat penyulingan sabu-sabu cair yang disamarkan seolah-olah tempat pembuatan parfum..
  • 2006 (Januari). Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polda Banten menemukan satu set mesin pencetak ecstasy dan bahan pembuat pil ecstasy di sebuah gudang di Kibin, Serang, Banten. Pabrik ini mampu memproduksi dua juta butir pil ecstasy per jam.
  • 2007 (September). Kepolisian Wilayah Kota Besar Surabaya dan Kepolisian Resor Banyuwangi, Jawa Timur, menggerebek sebuah rumah mewah milik Siswo Prawiro, 48 tahun, di Perumahan Pesona Mendut Regency Blok A 3-4,Kecamatan Banyuwangi, yang diduga sebagai pabrik pembuat narkoba jenis sabu-sabu. Dari hasil penggerebekan, ditemukan shabu-shabu siap edar sebanyak 5 kilogram beserta alat-alat produksi.
  • 2007 (Oktober). Tim gabungan Bareskrim Mabes Polri serta Badan Narkotika Nasional menggerebek tiga lokasi yang digunakan sebagai tempat pembuatan shabu di Batam, Kepulauan Riau, Senin (22/10). Diduga lokasi ini merupakan pabrik shabu terbesar yang ditemukan di Indonesia. Lokasi yang digerebek adalah rumah toko (Ruko) Hopseng, Taman Niaga, dan Hijrah Karya Mandiri yang semuanya ada di kawasan Batam Center.
  • 2008 (Desember). Polisi menggrebek Komplek Taman Palem Lestari Blok A 10 No 2 RT 06/16, Cengkareng, Jakarta Barat yang digerebek oleh Direktorat Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri pada Kamis (18/12).
  • 2008 (Desember). Sebuah kamar di apartemen Mediterania, Gajah Mada, Jakarta Pusat digerebek aparat Polri. Hasilnya ditemukan bahan baku pembuat sabu-sabu seberat 4 kilogram.
  • 2009 (Februari). Penggrebekan pabrik sabu di Perumahan Citra Raya, Blok C10 No. 12, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dan gudangnya di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang

Data di atas hanya sebagian saja dari penemuan dan penggrebekan pabrik ecstasy dan sabu oleh BNN dan Polri yang saya sajikan. Tujuan dari penyajian data di atas adalah untuk memberikan pemahaman kepada kita semua bahwa pabrik narkoba benar-benar telah berada di lingkungan kita. Hal tersebut memberikan ancaman yang sangat menakutkan bagi kita dan anak-anak kita. Saya tidak dapat membayangkan, apabila pabrik narkobanya saja sudah berada di sekitar kita, tentu perdaran narkoba itu tanpa kita sadari (bisa jadi) sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan kita.

Saya sangat mendukung pemberlakuan hukuman mati bagi para pengedar narkoba, apalagi pemilik pabriknya. Bahaya yang mereka berikan berupa kerusakan generasi penerus bangsa sangat membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara kita. Hukuman mati bagi mereka saya rasa merupakan hukuman yang setimpal dengan perbuatan yang mereka lakukan.

Partisipasi Aktif Masyarakat Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Pengungkapan Kasuh Narkoba

Mengingat betapa pabrik narkoba telah berada di sekitar kita maka sudah saatnya kita sebagai masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pengungkapan kasus narkoba. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, kita dapat melakukannya melalui pemberian perhatian kepada anggota keluarga kita dan diperluas sampai ke lingkungan sekitar rumah kita. Apabila kita menemukan anggota keluarga atau warga di sekitar lingkungan kita yang mengkonsumsi narkoba, kita harus berani memberikan teguran dan mengingatkan bahwa hal tersebut tidak baik untuk dilakukan. Apabila kita menemukan anggota keluarga kita atau orang di sekitar kita yang menjadi pengedar narkoba (walupun kelas teri) tidak ada salahnya kita melaporkan kepada kepolisian atau memberi informasi kepada BNN.

Narkoba memang tidak memberikan kerusakan seperti pemboman. Akan tetapi, dampak kerusakan yang ditimbulkan narkoba berupa kerusakan jangka panjang dengan skala kerusakan yang jauh lebih luas. Oleh karenanya, marilah kita berpartisipasi aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan membantu BNN mengungkap kasus narkoba dengan melaporkan kepada kepolisian apabila ada kegiatan yang mencurigakan di sekitar kita. Siapa tahu, apa yang kita curigai itu ternyata adalah pabrik narkoba.

Posted in: Nasional