<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Moh Arif Widarto &#187; Bahasa Indonesia</title>
	<atom:link href="http://moharifwidarto.wordpress.com/tag/bahasa-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://moharifwidarto.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 19:55:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='moharifwidarto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Moh Arif Widarto &#187; Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://moharifwidarto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://moharifwidarto.wordpress.com/osd.xml" title="Moh Arif Widarto" />
	<atom:link rel='hub' href='http://moharifwidarto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Memalukan, Sarjana Tidak Bisa Membedakan Kata Depan dan Awalan</title>
		<link>http://moharifwidarto.wordpress.com/2008/05/29/memalukan-sarjana-tidak-bisa-membedakan-kata-depan-dan-awalan/</link>
		<comments>http://moharifwidarto.wordpress.com/2008/05/29/memalukan-sarjana-tidak-bisa-membedakan-kata-depan-dan-awalan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 03:34:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MAW</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moharifwidarto.com/2008/05/memalukan-sarjana-tidak-bisa-membedakan-kata-depan-dan-awalan/</guid>
		<description><![CDATA[Lihat empat kalimat di bawah: Ditempat itu balok atau ubi goreng dimakan dengan sambal Di tempat itu balok atau ubi goreng di makan dengan sambal Ditempat itu balok atau ubi goreng di makan dengan sambal Di tempat itu balok atau ubi goreng dimakan dengan sambal Menurut Sampeyan, kalimat nomor berapa yang benar? Lihat empat kalimat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moharifwidarto.wordpress.com&amp;blog=2879158&amp;post=411&amp;subd=moharifwidarto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lihat empat kalimat di bawah:</p>
<ol>
<li>Ditempat itu balok atau ubi goreng dimakan dengan sambal
<li>Di tempat itu balok atau ubi goreng di makan dengan sambal
<li>Ditempat itu balok atau ubi goreng di makan dengan sambal
<li>Di tempat itu balok atau ubi goreng dimakan dengan sambal</li>
</ol>
<p>Menurut Sampeyan, kalimat nomor berapa yang benar?</p>
<p>Lihat empat kalimat di bawah:</p>
<ol>
<li>Kerbau Kang Kombor di giring kesungai untuk dimandikan
<li>Kerbau Kang Kombor digiring kesungai untuk dimandikan
<li>Kerbau Kang Kombor di giring ke sungai untuk dimandikan
<li>Kerbau Kang Kombor digiring ke sungai untuk dimandikan</li>
</ol>
<p>Menurut Sampeyan, kalimat nomor berapa yang benar?</p>
<p><span id="more-411"></span></p>
<p>Selain prihatin karena banyak <a href="http://moharifwidarto.com/2008/05/memalukan-sarjana-kok-tidak-mampu-menulis-surat-resmi/" target="_blank">sarjana kita tidak dapat menulis surat resmi</a>, saya juga prihatin karena banyak sarjana kita yang tidak dapat membedakan kata depan dan awalan. Sampeyan tidak percaya? Baca saja skripsi para calon sarjana kita, pasti Sampeyan akan menemukan banyak kesalahan-kesalahan yang sebenarnya tidak perlu terjadi itu. Selain mahasiswanya yang tidak bisa membedakan kata depan dan awalan, dosen pembimbingnya pun setali tiga uang. Ada dua kemungkinan, sang dosen tahu tetapi malas mengoreksi (bisa kita sebut dengan dosen apatis) atau sang dosen memang benar-benar tidak bisa membedakan kata depan dan awalan karena dia <strong>bukan</strong> dosen Bahasa Indonesia. Terhadap yang satu ini, sebaiknya perguruan tinggi menambah satu dosen pembimbing lagi untuk mahasiswa skripsi, yaitu Dosen Pembimbing Bahasa Indonesia. DPBI ini diberi tugas untuk mencorat-coret salah eja atau salah ketik dalam skripsi supaya skripsi yang dihasilkan selain taat kaidah keilmuwan juga taat kaidah kebahasaan.</p>
<p>Selain skripsi, ada cara pembuktian lain. Keluyuranlah ke blogosfer. Di dunia perblogeran itu banyak blog milik sarjana. Nah, cobalah untuk membaca tulisan-tulisan mereka. Pasti Sampeyan akan menemukan tulisan di mana kata depan atau awalan salah dituliskan. Saya tidak mau memberikan contoh, silakan cari saja sendiri. Salah-salah, nanti saya malah dikatakan mendiskreditkan atau mempermalukan orang. Nggak maulah saya, di zaman UU ITE sudah diundangkan seperti saat ini, kita harus bisa lebih berhati-hati. Hahaha!</p>
<p><strong>Ah, masalah begitu saja diangkat. Nggak penting amat!</strong></p>
<p>Silakan saja berpendapat seperti itu. Namun, saya tetap berpendapat bahwa itu penting. Seperti pada <a href="http://moharifwidarto.com/2008/05/memalukan-sarjana-kok-tidak-mampu-menulis-surat-resmi/" target="_blank">kasus memalukan yang sebelumnya</a>, hal ini bisa menjadi tolok ukur (banyak yang menulis tolak ukur, nanti kita bahas mana yang benar, sementara saya berpendapat tolok ukur yang benar) keberhasilan pengajaran pelajaran Bahasa Indonesia. Anak sekolah diajari Bahasa Indonesia di SD selama 6 tahun, di SMP selama 3 tahun, di SMA selama 3 tahun dan di Perguruan Tinggi kadang-kadang masih ada. Duabelas tahun belajar Bahasa Indonesia tetapi tidak mampu membedakan kata depan dan awalan? Benar-benar memalukan! Saya harus protes pada <a href="http://www.sawali.info" target="_blank">Pak Sawali</a> kalau begini hasil Pak Sawali mengajar murid-muridnya berbahasa Indonesia. <a href="http://www.webersis.com" target="_blank">Pak Ersis</a> perlu saya protes juga nggak?</p>
<p>Apa sih susahnya membedakan kata depan dan awalan? Bukankah sangat gampang. Kaidah penulisan kata depan dan awalan itu sekali baca sekali mengerti. Sangat mudah. Jauh lebih mudah dari aljabar, limit fungsi (yang ini saya benar-benar menyerah!) atau menghitung kecepatan reaksi. Sangat jauh lebih mudah daripada menggambarkan senyawa dalam kimia karbon. Juga sangat lebih mudah daripada menghafal sistem pencernaan kodok. Lalu mengapa anak-anak itu tetap tidak mampu membedakan kata depan dan awalan setelah selama minimal 12 tahun belajar Bahasa Indonesia? Yang salah muridnya atau gurunya?</p>
<p><strong>Kaidah menuliskan kata depan dan awalan</strong></p>
<p>Kata depan ditulis terpisah. Contoh:</p>
<ul>
<li>di sungai
<li>ke sungai
<li>di tempat
<li>ke tempat</li>
</ul>
<p>Awalan ditulis tersambung. Contoh:</p>
<ul>
<li>diminum
<li>dimakan
<li>dilihat
<li>digiring</li>
</ul>
<p>Gampang bukan? Nggak perlu menghafal rumus. Nggak perlu pencat-pencet kalkulator. Nggak perlu membayangkan. Sekali baca sekali mengerti. Praktekkan saja sesuai kaidah itu.</p>
<p>Jadi, dari contoh kalimat di awal tulisan ini, kalimat mana yang benar? Apakah Sampeyan sudah tahu?</p>
<p>-oOo-</p>
<p><em>Maaf, saya bukannya mau mengambil alih peran para guru Bahasa Indonesia. Saya hanya semakin tidak tahan saja melihat praktek salah seperti itu dibiarkan tanpa ada yang mau mengoreksi.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moharifwidarto.wordpress.com/411/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moharifwidarto.wordpress.com/411/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moharifwidarto.wordpress.com&amp;blog=2879158&amp;post=411&amp;subd=moharifwidarto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moharifwidarto.wordpress.com/2008/05/29/memalukan-sarjana-tidak-bisa-membedakan-kata-depan-dan-awalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61055a2c3f447fd8296958e21de6c0ca?s=96&#38;d=&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">arifwidarto</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
