Archive for the ‘Umum Bebas’ Category
Bersama Bangun Banten Bergerak Untuk Indonesia Raya
Banten merupakan sebuah provinsi muda yang terus menggeliat. Sebelumnya, wilayah di ujung barat Pulau Jawa ini berada dalam wilayah Provinsi Jawa Barat. Luasnya wilayah Jawa Barat membuat pembangunan di Banten kurang memuaskan bagi warga Banten sehingga penduduk Banten dengan dimotori oleh tokoh-tokohnya berjuang untuk membentuk wilayah provinsi sendiri.
Perjuangan untuk membentuk sebuah provinsi sendiri telah berhasil. Kini penduduk Banten yang mendiami wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan harus berjuang untuk membangun Banten. Penduduk Banten harus mengejar ketertinggalan dari daerah lain.
Dengan segala sumberdaya yang dimiliki, Banten dapat menjadi sebuah provinsi yang maju. Pada saat ini sebagian wilayah Banten merupakan kawasan industri. Potensi ini masih terus dapat dikembangkan. Pembangunan PLTU berkapasitas 2 x 300 Mega Watt di Banten akan meningkatkan daya tarik investasi di Provinsi Banten. Garis pantai yang mengelilingi batas wilayah utara, barat dan selatan Provinsi Banten juga memungkinkan Provinsi Banten untuk membangun pelabuhan bertaraf internasional sendiri. Saat ini, pelabuhan Tajung Priok sudah sangat sulit untuk diperluas. Hanya waktu saja yang akan menentukan Indonesia membangun sebuah pelabuhan pengganti Tanjung Priok. Saya yakin Banten memiliki kesempatan paling luas untuk menjadi tempat pembangunan pelabuhan baru.
Potensi pertanian, peternakan, perikanan tangkap juga masih dapat dikembangkan. Demikian pula potensi pariwisata. Saya memandang Banten merupakan tempat yang penuh harapan. Mari kita bersama bangun Banten.
Tentu saja, seorang calon legislatif berbeda dari calon kepala daerah. Saya tidak dapat menjanjikan pendidikan gratis, pembukaan lapangan kerja, janji-janji manis yang lain. Anggota DPR tidak membuka lapangan kerja. Anggota DPR bertugas menyusun Undang-Undang bersama pemerintah. Anggota DPR akan mengawasi pemerintah sesuai dengan bidang tugasnya sesuai komisi. Anggota DPR bertugas menyetujui/menolak anggaran yang diajukan oleh pemerintah dan memantau pelaksanaanya. Jadi, sebagai caleg, saya hanya bisa berjanji bahwa saya akan menjadi anggota legislatif yang bersih, jujur, dan membawa aspirasi rakyat.
Mari bergerak untuk Indonesia Raya!
Pejabat Busuk Punya Banyak Nomor HP
Sepak terjang KPK dalam memberantas korupsi yang dengan kewenangannya dapat menyadap nomor telepon siapa pun telah membuat banyak pejabat dan politisi busuk terperangah. Penangkapan Al Amin Nasution dan Bulyan Royan merupakan hasil pengincaran dan penyadapan. Penangkapan Jaksa Urip dan Mama Ayin juga merupakan hasil penyadapan telpon. Sayang sepertinya sosok di balik Mama Ayin merupakan sosok yang (sepertinya) dilindungi — paling tidak untuk saat ini — sehingga tidak terlalu dikejar di pengadilan.
Keberhasilan KPK mengungkap kebusukan-kebusukan yang disimpan rapat-rapat oleh politisi dan pejabat busuk melalui penyadapan telah membuat politisi dan pejabat busuk rame-rame mengakuisisi nomor telepon baru. Sudah tidak asing lagi bahwa banyak pejabat yang membawa nomor telepon yang tidak didaftarkan ke operator menggunakan namanya sendiri melainkan nama orang lain.
Pejabat-pejabat itu menggunakan nomor yang terdaftar atas namanya untuk urusan dinas dan urusan yang lurus-lurus saja. Sedangkan, nomor yang terdaftar bukan menggunakan namanya sendiri dipergunakan untuk keperluan “bisnis”.
Politisi dan pejabat yang lurus tentu tidak akan pusing dan menggunakan nomor yang didaftarkan atas nama orang lain. Agar tidak terlalu mengganggu mungkin ponselnya dipegang oleh sekretaris atau staf pribadinya. Memang bisa terganggu? Oh ya tentu. Bahkan yang bukan pejabat saja sering ditelpon oleh agen KTA, sales kartu kredit, sales asuransi dan Manajer Investasi Forex. Apalagi yang pejabat atau anggota parlemen. Mungkin lebih dahsyat lagi telepon yang masuk, termasuk yang nawarin uang haram atau perempuan.
Akan tetapi, coba lihat pejabat atau politisi kenalan Anda. Apakah mereka hanya menggunakan nomor telepon yang terdaftar ke operator atas namanya atau menggunakan nomor telepon atas nama orang lain? Percayalah bahwa mereka yang menggunakan nomor telepon selular yang terdaftar atas nama orang lain adalah pejabat atau politisi busuk.
Kantor Pajak Yang Lambat Dalam Melayani Perlu Diganti Orangnya
Tulisan ini terinspirasi oleh posting Pak Edi PSW yang menceritakan payahnya mengurus NPWP pribadi.. Dari cerita Pak Edi PSW itu kita dapat menghitung bahwa NPWP pribadi yang diurus Pak Edi baru selesai hampir sebulan kemudian.
Kantor Pelayanan Pajak yang demikian Kepala KPP dan semua pegawainya harus diganti dengan pegawai lain yang memiliki komitmen untuk bisa melayani masyarakat dengan cepat, efektif dan efisien. Buat apa pegawai Departemen Keuangan diberi insentif tinggi kalau dalam melayani masyarakat kinerjanya masih seperti itu. Baca entri selengkapnya »
Moh Arif Widarto Kalah Sama Kang Kombor
Pada saat saya memutuskan untuk menjadi manusia dengan dua kepribadian saya sudah menduga bahwa ada satu kepribadian yang akan mengungguli kepribadian yang lain, tidak bisa menjadi sama-sama kuat. Ibaratnya, kalau punya istri lebih dari satu pasti kita tidak akan bisa memberikan derajad cinta, kasih sayang maupun perhatian yang sama. Pada saat istri muda masih kinyis-kinyis seperti sepatu baru, mungkin seorang poligamer akan lebih sayang pada istri mudanya. Nah, nanti giliran sakit-sakitan, dia akan kembali ke istri tuanya yang telah diberi madu yang (mungkin) sebenarnya rasanya sangat pahit. Sama saja dengan manusia berkepribadian ganda, tetap ada satu kepribadian yang dominan dan mengalahkan kepribadian yang lain.
Mau bukti?
Hari Koperasi, Awal Masa Kampanye Legislatif Pemilu 2009
12 Juli, entah pada ingat atau tidak, adalah Hari Koperasi. Saya mengucapkan selamat ulang tahun (entah yang keberapa) untuk koperasi Indonesia. Semoga koperasi Indonesia semakin maju dan bisa eksis di sistem ekonomi pasar berideologi liberal-kapitalis yang diseret masuk ke Indonesia.
Saya melihat bahwa koperasi Indonesia gagal untuk bergerak maju dengan prestasi yang sepadan dengan badan usaha lain yang bebentuk PT. Koperasi adalah Badan Hukum yang diakui, setara dengan PT atau bentuk badan hukum lainnya untuk badan usaha lain. Akan tetapi, berbeda dengan PT, nampaknya Koperasi masih sering dianggap sebelah mata dan dianggap sebagai badan usaha kelas dua. Pada tender-tender di lingkungan pemerintahan pun Koperasi sering dianggap tidak mampu. Padahal Keppres No. 80 tahun 1988 yang mengatur pengadaan barang dan jasa pemerintah mengatur khusus bahwa koperasi harus diberi tempat. Baca entri selengkapnya »
Chasis Bajaj Pulsar 180DTSi Yang Patah Sudah Dilas
Sebelumnya, saya mengatakan bahwa rangka Si Ngorok — motor Bajaj Pulsar 180DTSi saa– retak. Kemarin waktu saya bawa ke bengkel las, chasis itu sudah tugel alias patah. Pemilik bengke las mengatakan, “Ini kayak digergaji, Pak. Yakin patah dan bukan digergaji orang?”
Walah… Saya kerepotan menjelaskan bahwa chasis itu patah dan bukan digergaji. Memang sih, patahannya nampak seperti pipa besi digergaji. Rapih, nggak ada retak-retakan yang pada cuwil dari pipa chasis Bajaj Pulsar 180DTSi itu.
Chasis yang patah disusulin pipa besi yang lebih kecil di dalamnya sebelum di las. Ini untuk memperkuat pipa chasis yang patah itu. Kalau langsung dilas tanpa disusulin pipa yang lain dijamin nggak pake lama chasis itu sudah akan patah lagi. Selain dilas, saya juga menambahkan plat besi di dekat bagian yang patah itu. Tujuannya apa ya? Hahaha, saya sendiri nggak tahu. Saya cuma mengikuti petunjuk dari situs Pulsarian. Saya pikir sih tambahan plat besi itu tidak akan membantu. Kalau patah terjadi lagi pada bagian yang patah senelumnya, plat besi itu justru hanya menambahi beban saja. Justru, semestinya yang ditambahkan adalah pipa lain di bawah pipa chasis yang kelihatan ringkih itu. Tujuan penambahan yang ini jelas, yaitu untuk menyangga dari bawah.
Rangka Bajaj Pulsar 180 DTSi Retak Karena Box
Si Ngorok, Bajaj Pulsar 180 DTSi saya, ternyata mengikuti kejadian yang dialami para pemakai box yang lain. Apa gerangan kejadian yang dialami pemakai box yang lain? Tak lain dan tak bukan adalah rangka retak karena beban box. Pulsarian telah mempublikasikan hal ini dan menghimbau pemakai box untuk menambahkan plat besi di rangka Pulsar 180. Saya sudah mengetahui himbauan itu tetapi saya tidak berpikir bahwa Si Ngorok akan ikutan retak rangkanya. Ternyata, rangka Si Ngorok benar-benar retak.
Di bawah ini petunjuk mengenai bagian-bagian dari rangka yang harus ditambahi plat besi yang dilas. Petunjuk lengkapnya silakan ke website Pulsarian.
Keadaan rangka Si Ngorok yang retak sendiri bisa dilihat pada gambar berikut:
Jangan Pernah Menyerah
“Jangan pernah menyerah!” Tak penting siapa yang memberikan nasihat berupa kalimat di atas. Yang penting adalah pesannya. Pesan bahwa kita tidak boleh menyerah.
Dalam menghadapi suatu masalah memang ada kalanya kita merasakan adanya belenggu yang membuat kita berpikir bahwa kita sedang meniti jalan tak ada ujung. Kadangkala, kita merasa bahwa bagi kita tak ada hari esok. Padahal, selalu ada pemecahan atas segala masalah. Selalu ada jalan lain ke Roma. Yang kita butuhkan hanya berpikir dengan tenang dan selalu optimis. Baca entri selengkapnya »
Foto Narsismu di FotoNarsis.com
Saya pernah menulis mengenai FotoNarsis.com di blog Meneer Caplang. Saya menjadi bloger tamu di blog orang kurus yang kuat merokok dan hobi naek motor itu.
Jujur saja, pemilik FotoNarsis.com itu adalah Kang Kombor yang mengelola Kombor.com. Kang Kombor itu sedang mencari-cari ide publicly participative blog, blog dengan partisipasi publik. Maaf, istilah itu saya (Moh Arif Widarto) yang bikin. Maaf kalau kurang tepat.
Akhir tahun 2006, tepatnya pada Q4 alias kuartal empat saya pernah berdiskusi dengan beberapa teman di kantor mengenai ide untuk membuat sebuah usaha kreatif di internet. Waktu itu saya mengusulkan untuk membuat sebuah YouTube ala Indonesia. Idenya tentu mencontek keberhasilan YouTube itu sendiri. Saya tekankan pada teman-teman waktu itu supaya jangan terlalu lama mikirnya karena ide ini sangat mudah diaplikasikan oleh siapa saja. Sayangnya, karena kesibukan di perusahaan, ide itu tidak pernah dieksekusi. Big Boss yang punya dana masih belum dapat menyejajarkan visinya dengan visi kami. Padahal, bisnis ini hanya perlu start up capital yang tidak terlalu besar.
Eh, tidak tahunya, baru saja tahun 2007 mulai, sudah ada GueBanget.com. Saya bilang ke teman-teman bahwa kami telah kalah cepat mengambil peluang. Baca entri selengkapnya »
Mengingat Teman Sekelas di SMP
Saat sekolah dulu saya punya kebiasaan jelek yaitu mencoba menghafal nama lengkap teman-teman sekelas. Kebiasaan itu saya lanjutkan sampai saya kuliah. Ketika banyak teman yang hanya hafal nama panggilan yang kadang sangat berbeda dari nama lengkapnya, saya bisa menyebutkan nama panggilan sekaligus nama lengkapnya.
Saat ini saya sedang mencoba mengingat nama teman-teman SMP saya yang sejak kelas I sampai kelas III selalu satu kelas. Saya selalu ingin memiliki teman baru tetapi tak ingin memiliki teman lama. Semua adalah teman. Kalau jarang bertemu, itu bukan karena mereka sudah menjadi “lama” seperti baju lama yang dikarduskan melainkan karena ada kendala berupa jarak dan waktu.
Karena keterbatasan memori mungkin ada teman yang belum saya sebutkan. Kalau ada teman SMP1 Sleman yang kebetulan membaca posting ini tolong diluruskan pada nomor-nomor kosong. Saya tidak berhasil memanggil berkas memori saya pada nomor-nomor kosong itu. Saya makan bangku SMP pada 1990 – 1993 1987 – 1990. Adalah kerja sangat berat untuk me-recall nama-nama teman sekelas saya di SMP apabila saya tidak suka menghafal nama lengkap teman-teman saya. Baca entri selengkapnya »