Moh Arif Widarto

Archive for the ‘Teropong’ Category

Kumpul-kumpul Lebih dari 100 Orang Wajib Dilarang

with 5 comments

Kita ini keturunan bangsa biadab dengan catatan sejarah penuh darah. Oleh karena itu, ke manapun melangkah, anyir darah akan selalu melekat di hidung kita. Bukan darah yang ditinggalkan orang lain melainkan darah yang kita sendiri telah tumpahkan.

Tidak usah jauh-jauh menengok ke seluruh nusantara. Marilah hanya melihat pulau Jawa. Bukalah buku-buku pelajaran sejarah yang ada dan cermatilah betapa Tanah Jawa ini saja menjadi tempat manusia saling jagal atas nama kekuasaan. Antar kerajaan saling menyerang. Antar Kadipaten saling menjajah. Antara saudara saling menumpahkan darah.

Kita mungkin tidak sadar tetapi kenyataan di depan mata kitalah yang selalu jujur dalam menceriterakan kisah. Bukan kitab cerita tebal para sastrawan. Bukan buku putih penguasa. Hanya peristiwa perawan tanpa interpretasi dan penulisan. Mereka selalu jujur menyajikan fakta, bahwa kita ini manusia-manusia buas yang selalu siap memangsa sesama kalau kita berkumpul dalam jumlah banyak.

Pertandingan sepakbola, konser musik, kampanye, unjuk rasa. Semua kegiatan itu adalah katarsis bagi panasnya darah. Raga-raga sempurna ciptaan Tuhan menjadi wadag buat jiwa-jiwa beringas yang selalu mencari kesempatan melemparkan bara. Bagai dedaunan kering ditimpa tahunan kemarau, kobaran api menyala walau tertiup sehembus nafas bau naga.

Pembangunan dengan materi sebagai sesembahan telah gagal diperjuangkan. Materi-materi hanya dimiliki kurang dari dua puluh persen manusia dan meninggalkan delapan puluh persen sisanya dalam ketiadaan. Tiada materi dan tiada jiwa. Materi yang dibangun luput didapat. Jiwa pun dahaga teramat. Agama hanya milik mereka yang sekarat, tidak mampu mengisi hati yang kerontang kesrakat.

Untuk menyelamatkan negeri, pantaslah kalau kita dibatasi saja untuk berkumpul karena kita ini makhluk buas yang selalu berpotensi membantai.

Written by Kombor

Februari 10, 2008 at 12:23 pm

Ditulis dalam Cermin Retak, Teropong

Indonesia Benar-benar Ketinggalan Dalam Pembumian Wimax

with 5 comments

Indonesia benar-benar ketinggalan dalam pembumian wimax. Kalau negara-negara lain di Asia Pasifik sudah ada yang sampai tahap komersialisasi atau paling tidak berada pada tahap pengujian (pra komersialisasi) maka di Indonesia, lisensi frekuensinya sampai saat ini belum ditenderkan. Mungkin pemerintah masih bingung frekuensi berapa yang akan dialokasikan untuk wimax, itu alasan pertama yang membuat tender frekuensi wimax belum juga dilaksanakan.

Alasan kedua, lobi pemenang tender 3G agar tender wimax diundur. Kita semua tahu bahwa pemenang tender 3G mengeluarkan dana sangat besar untuk bisa memenangkan lisensi 3G. Sampai saat ini, mereka belum memasuki tahap komersialisasi. Sebagain masih dalam tahap pengujian. Sebagian lagi entah sampai tahap mana.

Para pemenang tender 3G melobi pemerintah agar tender wimax ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Para pemenang tender 3G takut bahwa wimax akan melibas investasi mereka apabila segera ditenderkan dan pemenangnya dapat menggelar infrastruktur wimax dengan cepat, lebih cepat dari penggelaran infrastruktur 3G mereka. Mereka takut akan informasi simpang-siur di luar bahwa wimax akan head-to-head dengan 3G. Kalau sampai hal itu terjadi, 3G tidak akan kuasa menahan gempuran wimax yang memang sangat murah dibandingkan dengan 3G.

Di kawasan Asia-Pasifik, hanya wimax di Indonesia yang belum terpetakan oleh dunia. Papua nugini sudah sampai tahap komersialisasi. Kita benar-benar ketinggalan. Sayangnya, pemerintah kita selalu saja begitu. Selalu tertinggal dan tidak mau mengambil lompatan ke depan. Tentunya tidak semua tahapan perkembangan teknologi harus diimplementasikan secara runut. Ada kalanya kita harus memilih teknologi mana yang paling tepat untuk kita. Wimax, dengan jangkauan luas dan biaya murah tentu merupakan teknologi yang pantas dipilih oleh pemerintah untuk segera diimplementasikan agar masyarakat dapat mengecap jasa telekomunikasi yang murah dan handal.

wimax map asia pacific

Written by Kombor

Februari 5, 2008 at 2:31 pm

Benarkah di Indonesia Terlalu Banyak Hari Libur?

with 12 comments

Pada saat bekerja untuk sebuah perusahaan asal Korea Selatan (tahun 1998) rekan kerja saya asal Korea Selatan, Mr. JH Lee, mengatakan bahwa orang-orang Indionesia malas bekerja. Terlalu banyak hari libur yang ada di Indonesia. Berbeda dengan Korea yang hari liburnya hanya sedikit. Dia berkomentar seperti itu karena banyaknya hari Libur di Indonesia dibandingkan dengan hari libur di Korea Selatan.

Apakah benar seperti itu? Mari kita bandingkan hari libur di Indonesia dan Korea Selatan pada tahun 2008.

Hari libur umum Korea Selatan tahun 2008:

Dari situs ini saya mendapatkan data hari libur umum di Korea Selatan untuk tahun 2008 sebagai berikut:

  • January 1, Solar New Year
  • February 6, Lunar New Year
  • February 7, Lunar New Year
  • February 8, Lunar New Year
  • March 1, Independence Movement Day
  • April 5, Arbor Day
  • May 5, Children’s Day
  • May 12, Buddha’s Birthday
  • June 6, Memorial Day
  • July 17, Constitution Day
  • August 15, Liberation Day
  • September 13, Chuseok
  • September 14, Chuseok
  • September 15, Chuseok
  • October 3, National Foundation Day
  • December 25, Christmas Day

Total ada 16 hari libur umum di Korea Selatan untuk 2008.

Hari Libur Indonesia untuk 2008:

  • 1 Januari, Tahun Baru
  • 10 Januari, Tahun Baru Islam
  • 7 Februari, Tahun Baru Imlek
  • 7 Maret, Hari Raya Nyepi
  • 20 Maret, Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 21 Maret, Wafat Isa Almasih
  • 1 Mei, Kenaikan Isa Almasih
  • 20 Mei, Hari Raya Waisyak
  • 30 Juli, Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW
  • 18 Agustus, Libur Hari Kemerdekaan RI (17 Agustus jatuh Minggu)
  • 1 Oktober, Idul Fitri
  • 2 Oktober, Idul Fitri
  • 8 Desember, Idul Adha
  • 25 Desember, Natal
  • 29 Desember, Tahun Baru Islam

Total ada 15 hari libur umum di Indonesia untuk 2008.

Hari libur di Amerika Serikat (Federal Legal Holidays) untuk 2008:

  • January 1, 2008: New Year’s Day [Jan. 1 every year]
  • January 21, 2008: Martin Luther King Day [3rd monday in Jan]
  • February 18, 2008: Presidents Day (observed) [3rd monday in Feb]
  • May 26, 2008: Memorial Day (observed) [last monday in May]
  • July 4, 2008: Independence Day [July 4 every year]
  • September 1, 2008: Labor Day [1st monday in Sept]
  • October 13, 2008: Columbus Day (observed) [2nd monday in Oct]
  • November 11, 2008: Veterans’ Day [Nov. 11 every year]
  • November 27, 2008: Thanksgiving Day [4th thursday in Nov]
  • December 25, 2008: Christmas Day [Dec. 25 every year]

Total ada 10 hari libur umum di Amerika Serikat untuk 2008.

Hari libur di Jepang untuk 2008:

  • 1 Jan New Year’s Day
  • 14 Jan Coming of Age Day
  • 11 Feb National Foundation Day
  • 20 Mar Vernal Equinox
  • 29 Apr Showa Day
  • 3 May Constitution Memorial Day
  • 5 May Greenery Day (forwarded from 4 May)
  • 5 May Children’s Day
  • 21 Jul Marine Day
  • 15 Sep Respect for the Aged Day
  • 23 Sep Autumnal Equinox
  • 13 Oct Sports Day
  • 3 Nov Culture Day
  • 24 Nov Labour Thanksgiving Day (fowarded from 23 Nov)
  • 23 Dec Birthday of the Emperor
  • 25 Dec Christmast

Total ada 15 haru libur umum di Jepang untuk 2008, ditambah hari libur khusus pegawai bank dan pemerintah:

  • 2-3 Jan* Bank Holiday
  • 31 Dec* Bank Holiday.

Hari libur umum di Singapura untuk tahun 2008:

  • New Year’s Day 1 January 2008
  • Chinese New Year 7 February 2008
  • Chinese New Year 8 February 2008
  • Good Friday 21 March 2008
  • Labour Day 1 May 2008
  • Vesak Day 19 May 2008
  • National Day 9 August 2008
  • Hari Raya Puasa 1 October 2008
  • Deepavali 28 October 2008
  • Hari Raya Haji 8 December 2008
  • Christmas Day 25 December 2008

Total ada 11 haru libur umum di Singapura pada 2008.

Perbandingan

  • Korea Selatan, 16 hari libur
  • Indonesia, 15 hari libur
  • Amerika Serikat, 10 hari libur
  • Jepang, 15 hari libur
  • Singapura, 11 hari libur

Simpulan

Dibandingkan Singapura dan Amerika, kita memiliki lebih banyak hari libur umum pada tahun 2008 ini. Dibandingkan dengan Jepang, kita memiliki hari libur umum yang sama. Dibandingkan dengan Korea Selatan, kita memiliki lebih sedikit hari libur umum. Jadi, tidak benar kalau Indonesia memiliki terlalu banyak hari libur. Teman saya orang Korea itu terlalu membesar-besarkan saja. Atau, bisa jadi dia menganggap cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah juga sebagai hari libur. Padahal, cuti bersama itu mengurangi jatah cuti yang selama setahun dipatok sebanyak 12 hari.

Mohon maaf, saya tidak memasukkan hari libur Malaysia sebagai pembanding karena saya masih tidak suka dengan Malaysia.

picture from awna.org

Written by Kombor

Januari 10, 2008 at 9:53 am

Ditulis dalam Teropong

Ditandai dengan

YAM – Yet Another Messenger, Alat Chating Hemat Bandwidth

with 11 comments

Saya yakin para bloger ini selain doyan ngeblog juga doyan ngobrol online alias chating. Ngobrolnya kebanyakan pakai YM karena Google Talk dirasakan masih sedikit penggunanya. Alasan lain, “YM ID gue sudah terkenal seantero jagad. Males promosi ID baru kalau makai Google Talk.”

Buat Sampeyan yang mengakses internet mengunakan GPRS atau CDMA2001x, chating menggunakan YM mungkin cukup menguras bandwidth karena YM chat client selalu menyedot hal-hal yang tidak perlu seperti iklan. Nah, dengan chat client YM yang tidak resmi ini, dijamin Sampeyan akan mantheng bersembang ria dengan kontak-kontak Sampeyan tanpa membuang-buang bandwidth. Chat client ini kecil dan dijamin hanya bisa ngirim dan terima teks. Sampeyan nggak akan bisa nggaya di depan web cam. Lagipula, cari ngirit kok pakai webcam segala, apa nggak salah?

Chat client YM itu, yang nggak nguras bandwidth itu namanya YAM, kepanjangannya Yet Another Messenger. Aplikasi ini nggak perlu diinstal, cukup diluncurkan saya YAM.exe-nya.

Skrinsyut dari situsnya seperti di bawah ini:

Menggunakannya cukup mudah, tinggal luncurkan YAM.exe lalu login melalui jendela dialog seperti di bawah:

Penasaran?

Silakan unduh saja dari situsnya di sini >>>>>>>

Written by Kombor

Januari 2, 2008 at 11:07 am

Ditulis dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teropong

Ditandai dengan

Bloger Dalam Tempurung

with 29 comments

Sampeyan semua tentu masih ingat bahwa di blogosfer ini ada suatu masa di mana bloger baru merasa para bloger seleb pada sombong karena tidak mau berkomentar di blog selain komplotannya. Bahkan sampai ada kampanye untuk tidak mengunjungi blog seleb. Hayo, masih pada ingat atau tidak? Kalau sampeyan sudah ngeblog dua tahun sampai setahun terakhir pasti sempat menemui masa tersebut. Bukan masa kalabendhu sih.

Blogosfer Indonesia memang penuh dengan dinamika. Entah dengan blogosfer di luar sana, Kang Kombor tidak tahu. Kang Kombor sendiri pernah menceburkan diri dalam sebuah kegiatan menodai diri sendiri dalam ontran-ontran ngadutrafik2007. Kang Kombor capek dengan diskusi yang ada sehingga kemudian mengubah peran dari tidak menyalahkan dia menjadi sebaliknya. Kang Kombor nyampah di blognya dan di beberapa blog yang lain. Huh! Lumayan buat kampanye. Paling tidak blogosfer Indonesia jadi melek dengan keberadaan Kombor di dunia maya. Hahaha!!!

Baca entri selengkapnya »

Written by Kombor

November 9, 2007 at 6:42 am

Ditulis dalam Blogging, Komunitas, Teropong

Pembubaran IPDN bukan tuntutan emosional

with 3 comments

Melihat berita di MetroTV kemarin yang menayangkan pernyataan Presiden SBY agar masyarakat yang menuntut IPDN dibubarkan jangan mengambil keputusan secara emosional telah membuat saya sangat kecewa. Saya pribadi menggunakan pertimbangan rasional ketika memberikan beberapa usulan solusi terhadap IPDN. Opsi pembubaran saya letakkan pada usulan paling atas karena hanya itu yang menurut saya paling ideal.

Saat ini, saya hanya tertuju pada satu opsi saja, yaitu Pembubaran IPDN. Solusi-solusi yang lain saya anggap sebagai solusi tidak tepat yang dihasilkan oleh orang-orang yang tidak belajar dari pengalaman bahwa penggantian rektor yang disertai amanat untuk mengubah sistem dan penggantian nama lembaga pendidikan itu telah gagal mengubah tradisi kekerasan yang sudah melembaga dalam darah dan daging IPDN.

Lagipula, IPDN atau dulu STPDN yang didirikan pada masa Orde Baru oleh Rudini itu, yang kental dengan semangat sentralisasi sudah tidak tepat untuk tetap dipertahankan di era desentralisasi saat ini.

Pembubaran IPDN memang merupakan keputusan yang sulit diambil oleh mereka yang indecisive alias tidak mampu mengambil keputusan. Akan tetapi, bagi seorang pemimpin yang decisive, keputusan rasional itu akan dapat diambil dengan mudah.

Nyawa 1 orang praja IPDN yang tewas sudah terlalu banyak dan sudah cukup untuk menuntut saya agar IPDN dibubarkan. Waktu Wahyu Hidayat tewas dulu saya juga sudah memiliki aspirasi agar STPDN dibubarkan tetapi saya belum menuliskannya. Kini, dengan bertambahnya korban, keputusan untuk mempertahankan IPDN saya lihat sebagai keputusan salah dan hanya menghambur-hamburkan uang negara alias uang rakyat.

Tengoklah beberapa komentar di bawah ini yang sangat kelihatan sebagai komentar dari orang-orang yang tidak menghargai nyawa manusia. Kebetulan keduanya adalah alumni STPDN/IPDN:

Sangat jelas tergambar bahwa keduanya yang saat ini menjadi pejabat (paling tidak di pemda) tidak memiliki penghargaan terhadap nyawa manusia. Mereka lebih mementingkan tegaknya isntitusi pendidikan yang telah meluluskan mereka. Yang mereka tutup-tutupi segala penyimpangan yang terdapat di dalamnya.

Tidak perlu lagi restruktrisasi atau perubahan sistem. Toh STPDN telah diberi kesempatan dengan diganti nama menjadi IPDN. Dan rektornya telah diganti. IPDN dan rektor itu sama-sama gagal. Berapa pun rektor baru digantikan ke dalam IPDN, mereka tetap tidak akan mampu menghapus kekerasan secara tuntas. Satu satunya jalan rasional untuk menuntaskan penghapusan kekerasan di IPDN adalah dengan membubarkannya.

Lalu mau diapakan praja yang saat ini masih belajar di sana?:

  1. Selidiki apa pelaku tindak kekerasan atau pelanggaran susila atau bukan.
  2. Yang terbukti menjadi pelaku kekerasan dan pelanggaran susila, pecat dari PNS dan IPDN.
  3. Sisanya titipkan di PTN-PTN penyelenggara Ilmu Pemerintahan atau Administrasi Negara.

Written by Kombor

April 16, 2007 at 12:04 pm

Ditulis dalam IPDN, Nasional, Pendidikan, Teropong

Menjadi Penganggur Yang Berguna. Bisakah?

with 15 comments

Maaf untuk yang saat ini masih menganggur. Kang Kombor tidak bermaksud untuk ngrasani atau ngguroni Sampeyan. Menjadi orang yang jobless alias nganggur atau tidak punya pekerjaan kadang-kadang membuat diri kita merana. Bagi yang belum beranak-istri, keluarga kita di rumah kadang-kadang suka marah-marah kepada kita tanpa dasar. Bagi yang sudah berkeluarga sendiri, nggak usah dimarahi istri pun kita sudah marah pada diri sendiri. “Nganggur benar-benar tidak berguna.” mungkin begitu pikir kita.

Tapi tidak! Tidak semua yang ngganggur itu mengerjakan hal-hal yang tidak berguna. Bahkan, kadang-kadang yang nganggur bisa memberikan sumbangan kepada sesama lebih baik daripada yang tidak ngganggur. Ah… nggak mungkin itu!

Semua yang ada di dunia ini mungkin-mungkin saja

Written by Kombor

April 4, 2007 at 12:15 pm

Ditulis dalam Cermin Retak, Teropong

Acara Bincang-bincang/Dialog seharusnya memilih tema yang baik, bukan tema yang merusak moral

with 19 comments

Terilhami oleh tulisan drg. Evy tentang Moral Vs Immoral, Kang Kombor yang tak bermoral ini ingin menyoroti acara bincang-bincang yang makin bertambah jumlahnya setelah Empat Mata dengan Thukul Arwana sukses menggeser Om Farhan. Sebelumnya, Farhan sudah eksis dengan Lepas Malam yang kemudian dibawakan oleh Indi Barens setelah dia mengudarakan Om Farhan. Menyusul kemudian Empat Mata dengan presenter utamanya Sang Laptop! Hehehe…

Nah, yang terakhir kali muncul adalah SMS dengan presenter Indro Warkop ditemani Taufik Savalas. Tadi malam SMS membawakan tema One Night Stand dengan bintang tamu Cintyara bla-bla-bla yang pada introduksinya ditunjukin foto-foto syurnya yang dimuat di Popular.

Cintyara ini pelaku one night stand. Dia sering melakukannya dan itu diakuinya secara terus-terang tanpa tedheng aling-aling. Kalau acara Fenomena terkadang menyamarkan para pelaku esek-esek di luar hubungan pernikahan atau anggaplah esek-esek yang dinilai menyimpang, Cintyara ini tanpa malu dengan disaksikan penontong yang pada bertepuk tangan, menyampaikannya dengan bangga.

Kang Kombor yang tak bermoral ini bukannya mau berubah jadi moralis. Akan tetapi, seharusnya produser acara semacam ini memilih tema yang bisa memancing produktivitas manusia Indonesia, bukan malah memancing produktivitas untuk menghalalkan perilaku menyimpang.

Pada saat akan menutup acara Indro menyatakan (bahasanya tidak pas banget):

One night stand adalah hubungan tanpa komitmen. Yang mau melakukannya silakan-silakan saja tetapi sebaiknya berhati-hati, jangan sampai perasaan ikut bermain.”

Dunia ini memang sudah semakin konyol. Televisi dan presenter-presenter ngawur turut membantu menyebarluaskan ajaran sesat semacam one night stand ini. Pak Menteri Kominfo, silakan disomasi acara SMS episode Senin (19 Maret 2007) malam. Acara merusak moral seperti ini sudah selayaknya dibungkam karena hanya membangkitkan nafsu rendah manusia. Saya manusia tidak bermoral tetapi tidak setuju kalau kegiatan-kegiatan tidak bermoral disebarluaskan melalui televisi. Seharusnya kegiatan-kegiatan tidak bermoral semacam ini dinistakan, bukan dimuliakan. Televisi tidak selayaknya menyiarkannya. Publik tidak perlu tahu ada perilaku tidak bermoral bernama one night stand. Kalau disiarkan harus dengan ada penyadaran kepada publik bahwa perilaku itu menyimpang dan rendah moral dilihat dari sisi keberagamaan dan nilai-nilai ketimuran dan bintang tamunya pun harus dipilih yang sudah insyaf dan memberi nasehat agar perilaku buruk itu jangan dilakukan. Nah, kemarin itu… yang dijadikan tamu adalah pelaku aktif yang sangat bangga bahwa dirinya adalah pelaku one night stand. Dalam kacamata Kang Kombor, Indro warkop dalam SMS episode itu justru mempopulerkan one night stand dan mengiklankan pelakunya. Seperti mucikari mempromosikan pelacurnya.

Written by Kombor

Maret 20, 2007 at 2:39 pm

Ditulis dalam Cermin Retak, Teropong

Apa yang dicari orang di blog setahun ini?

with 17 comments

Pelecehan agama yang salah tempat menduduki urutan ke-6

Kang Kombor sebelumnya tidak pernah tertarik untuk menganalisis apa yang dicari dibaca diklik orang di blog Kang Kombor selama setahun terakhir ini. Akan tetapi, karena ada tulisan Blogku masih bayi, Kang Kombor tertarik untuk mencari tahu apa yang sudah diklik oleh orang-orang selama setahun ini di blog Kang Kombor. Berbekal ilmu statistik blog yang diberikan Pak Urip, kang kombor melihat tulisan teratas untuk 365 hari terakhir. Hasilnya seperti di bawah ini:

Statistik WordPress tidak dapat dipercaya begitu saja

Written by Kombor

Maret 17, 2007 at 12:37 am

Ditulis dalam Blogging, Teropong

Menunda tender WiMax bukti pemerintah lebih memperhatikan pemilik kapital daripada menyediakan sarana telekomunikasi murah kepada rakyat

with 10 comments

Kang Kombor sedang melakukan aktivitas surfing ketika sampai pada sebuah berita di KCM yang berjudul Pemerintah Salah, Tunda Tender Wimax. Pada berita tersebut dikemukakan pendapat Pak Onno W Purbo yang menilai pemerintah telah melakukan kesalahan menunda tender Wimax. Memang, Wimax, seperti yang diungkapkan Pak Onno, layanan Wimax dapat mengatasi kendala mahalnya biaya telekomunikasi di tanah air.

Kang Kombor setuju dengan Irsal yang mendukung pendapat Pak Onno.

Mengapa Kang Kombor setuju Pak Onno

Written by Kombor

Maret 15, 2007 at 6:40 pm