Archive for the ‘internet’ Category
Selamat Untuk Pak Urip Atas Penghargaan dari Detikinet
Saya sedang mencari isu-isu politik paling anyar ketika di Detik ada informasi mengenai pemenang blog award minggu ke-2 April 2009. Salah satu pemenang award tersebut adalah blog Pak Urip.
Blog Pak Urip dimasukkan dalam kategori blog pendidikan (education blog). Detikinet menulis tentang blog Pak Urip sebagai berikut:
http://urip.wordpress.com (education blog)
Blog ini berisi seputar pengalaman mengajar seorang guru Kimia dan pengalaman mengajarkan pelajaran yang terkait dengan keterampilan komputer. Ratusan artikel telah dipostingnya sejak tahun 2006, tidak hanya berupa ulasan terkait materi Kimia, tapi juga soal pembelajaran Kimia dengan memanfaatkan teknologi seperti misalnya pengetikan kode-kode Kimia di aplikasi Word, Excel, dan Powerpoint. link untuk beberapa buku kimia hasil terjemahan dari situs jurusan kimia fisik-anorganik ITB. Urip, pengelola blog, pun tak pelit berbagi link-link di internet berisi informasi buku yang dapat di- download secara gratis, serta link terkait materi pelajaran kimia sebagai acuan bahan belajar untuk siswa SMA atau untuk mahasiswa. Mengaku suka dengan teknologi, pengelola blog juga mengulas artikel tentang sistem operasi, emulator, ataupun browser.
Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Pak Urip, sahabat saya, seorang guru kimia yang mengajar di Kalimantan. Posisi saat ini di Yogya, Semarang atau di mana, Pak? Di blog ada kiriman (posting) tentang oleh-oleh dari Borneo tetapi belum ada kiriman tentang kembali mengajar di Borneo.
Calegku.Info Blog Para Calon Anggota Legislatif
Pada 5 Maret 2009 yang lalu ternyata KPU meluncurkan perangko pemilu 2009 dan blog caleg. Di bawah ini saya cuplikkan paragraf pertama dan dua paragraf terakhir dari berita tersebut.
Jakarta, kpu.go.id–Dalam rangka sosialisasi Pemilu 2009, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan perangko Pemilu 2009 dan Blog Calon Legislatif (Caleg). Peluncuran ini berlangsung di Kantor KPU (05/03) di depan wakil dari parpol peserta Pemilu 2009 dan peserta Rapat Kerja (Raker) dengan Ketua KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
…
Sebagai sarana kegiatan sosialisasi Pemilu 2009, KPU meluncurkan layanan blog bagi para calon legislatif (caleg) Indonesia. Blog yang akan diisi oleh para caleg ini diharapkan bisa memberikan pendidikan politik yang baik. Di sisi lain, para caleg akan mendapatkan timbal balik positif dan lebih dikenal masyarakat. ”Publikasi parpol mempunyai tujuan untuk menarik perhatian masyarakat terhadap pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh masing-masing parpol,” kata Aziz.
Pada dasarnya blog para caleg Indonesia merupakan catatan singkat para calon legislatif yang telah ditetapkan oleh KPU dapat untuk memaparkan visi dan misinya. Blog ini dapat dilihat di situs calegku.info.
Ketika saya kunjungi calegku.info pagi ini, baru ada satu blog caleg atas nama Cheppy Harun tetapi belum ada isinya. Saya heran dengan KPU kita ini, ia membuat sebuah fasilitas blog untuk caleg tetapi tidak menyosialisasikan fasilitas tersebut kepada para caleg. Lalu, untuk apa blog caleg itu dibuat? Apakah hanya untuk keren-kerenan saja?
Mohon maaf, menurut saya kok sebaiknya KPU dan IFES Indonesia membuat sebuah agregator blog caleg Indonesia daripada menyediakan blog engine untuk caleg. Sudah banyak kok website atau blog caleg yang beredar di internet. Lagipula, waktu peluncuran blog para caleg Indonesia itu juga sangat terlambat. Sekitar sebulan sebelum pemilu legislatif dilaksanakan, blog para caleg Indonesia baru diluncurkan. Sebuah jangka waktu sosialisasi yang sangat pendek apabila dibandingkan dengan jangka waktu sosialisasi yang telah disediakan untuk caleg sejak pengumuman DCT.
Saya sendiri tidak tertarik untuk membuat blog di calegku.info karena saya sudah memiliki blog yang sudah saya bina bertahun-tahun sejak sebelum saya jadi caleg. Pada era saat ini, sosialisasi melalui blog belum merupakan sarana yang efektif menjaring pemilih karena pada umumnya para pemilih Indonesia berada di wilayah-wilayah yang penetrasi internetnya masih sangat rendah. Internet masih menjadi barang mahal buat sebagian besar rakyat Indonesia. Pertama, karena harga bandwidth di Indonesia masih sangat mahal. Kedua, karena kepemilikan komputer di masyarakat Indonesia pun masih sangat rendah.
Akhirnya Media Indonesia Mengganti Iklan Visit Indonesia 2008 dengan Visit Indonesia 2009
Hari ini saya merasa gembira karena Media Indonesia telah mengubah iklan Visit Indonesia 2008 dengan iklan Visit Indonesia 2009. Terlepas dari apakah pengubahan iklan itu karena dua tulisan saya di blog ini sebelumnya, yaitu Banner Visit Indonesia 2008 Masih Dipasang Di Media Indonesia dan Antara dan Iklan Visit Indonesia 2008 di Media Indonesia Malah Tampil di Homepage Hari Ini, saya merasa bahwa Media Indonesia dan juga BUDPAR telah menyadari kekeliruannya memasang iklan Visit Indonesia 2008 sampai tanggal 26 Februari 2009.
Selain iklan Visit Indonesia yang sudah diubah, Media Indonesia juga mengubah tampilan homepage-nya. Kali ini Media Indonesia tampil dengan format tiga kolom. Editorial yang tadinya berada di samping kanan atas kali ini berada di tengah atas. Posisi kanan atas dipergunakan untuk menayangkan gambar kecil (thumbnail) video.
Gambar kepala komodo pada tangkapan layar Media Indonesia di atas adalah bagian dari iklan Visit Indonesia 2009 yang filenya bernama budpar_new_micom2009_300×250.swf. Tampilan utuh flash banner tersebut seperti di bawah ini:
Apabila iklan VI 2008 mengarah ke website my-indonesia.info maka iklan VI 2009 mengarah ke www.indonesia.travel.
Sayangnya, iklan Visit Indonesia 2008 di website Kantor Berita Antara sampai hari ini masih terpampang, dengan taut ke my-indonesia.info. Sengaja tangkapan layar di bawah saya ambil dengan menunjukkan tanggal berita yang ada di website Kantor Berita Antara tersebut.
Jadi, apakah Media Indonesia yang sadar atau BUDPAR yang sadar? Apabila BUDPAR yang sadar, kok iklan di Kantor Berita Antara masih iklan tahun lalu? Atau benar Kantor Berita Antara memajang iklan itu dengan percuma? Maksudnya, iklan itu dipajang secara gratis di website KBA alias tidak membayar.
Saya berharap KBA dan BUDPAR segera sadar bahwa masih ada iklan VI 2008 yang tertinggal.
Iklan Visit Indonesia 2008 di Media Indonesia Malah Tampil di Hompepage Hari Ini
Saya sudah menulis mengenai iklan Visit Indonesia 2008 yang masih dipajang di Media Indonesia dan Kantor Berita Antara pada 18 Februari 2009 yang lalu. Iklan berupa flash banner seperti yang saya pajang di atas itu bukannya diganti tahunnya melainkan malah dipajang di halaman utama (homepage) Media Indonesia hari ini. Screen shot dari halaman tersebut ada di bawah ini, klik untuk memperbesar.
Kode pemasangan iklan tersebut seperti di bawah ini:
<object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,29,0" width="630" height="80">
<param name="movie" value="http://www.mediaindonesia.com/banner/flash/budpar_micom_644×80.swf">
<param name="quality" value="high">
<embed src="http://www.mediaindonesia.com/banner/flash/budpar_micom_644×80.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" type="application/x-shockwave-flash" width="630" height="80"></embed></object>
–oOo–
Saya jadi bertanya-tanya mengapa pihak Media Indonesia tidak mengganti dulu 2008 dengan 2009 apabila isi iklan yang lain dalam file animasi flash tersebut masih relevan. Pertanyaan yang sama juga saya tujukan ke BUDPAR yang tidak memperbaiki dulu materi iklannya yang ditanyangkan di Media Indonesia. Maaf, saya kok jadi ragu bahwa iklan itu ditayangkan secara cuma-cuma oleh Media Indonesia.
Iklan di halaman utama Media Indonesia Online juga masih ditayangkan. Tetap di sebelah iklan Yayasan Cinta Anak Bangsa.
Mungkin karena saya yang nulis sehingga isu ini tidak laku. Coba yang nulis Detik atau Ndorokakung, insya’ Allah akan cukup membuat Media Indonesia Online kesentil.
[+] Oalah… lagipula ngapain Kamu Caleg ngurusin iklan?
[-] Habis nggak punya duit untuk pasang iklan
Beginilah Indonesia Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya, Visit Indonesia 2008 saja masih diiklankan di 2009. Atau, jangan-jangan Media Indonesia Online sedang menayangkan iklan untuk berwisata ke masa lalu yang dimulai dengan wisata ke Indonesia pada 2008?
Mari Nge-Plurk Bersama
Udah denger Plurk? Banyak bloger yang sudah punya plurk dan aktif ngeplurk. Saya baru bergabung 22 Juli 2008 yang lalu. Baru punya kawan satu karena begitu daftar langsung lupa sama plurk.
Hari ini teringat dengan plurk dan coba-coba buka. Eh, nggak tahunya rame juga. Bahkan Sir Mbilung pun punya plurk. Juga Mas Enda Nasution.
Ayolah, daripada nanti ditanya sama sopir angkot tentang plurk nggak bisa jawab, bergabunglah dengan plurk. Untuk yang sudah punya plurk, tambahkan saya ke daftar teman Sampeyan ya. Ini profil plurk saya.
Nggak kurang-kurang, di halaman indeks blog ini juga saya pasangi widget plurk supaya Sampeyan bisa mengikuti apa yang sedang saya plurk-kan.
Menurut saya, plurk ini makhluk yang menjadi predator buat twitter dan jaiku. Bagaimana menurut Sampeyan?
Rekomendasi Google Reader 10 Juli 2008
Kemarin saya sudah menulis tentang rekomendasi Google Reader 9 Juli 2008. Saya akan menuliskan topik itu dalam waktu 3 hari berturut-turut untuk melihat pengumpan siapa yang direkomendasikan oleh Google Reader selama tiga hari berturut-turut. Kita patut angkat topi untuk mereka yang pengumpannya direkomendasikan oleg Google Reader. Apalagi kalau sampai tiga hari berturut-turut. Tentunya, kita harus belajar kepada mereka mengapa pengumpan mereka bisa seperti itu.
Hari ini adalah hari kedua saya publikasikan daftar rekomendasi Google Reader dan besok adalah hari terakhir dari seri ini. Bersabarlah sampai besok untuk melihat siapa yang pengumpannya direkomendasikan oleh Google Reader tiga hari berturut-turut.
Inilah Rekomendasi Google Reader untuk 10 Juli 2008:
Rekomendasi Google Reader 9 Juli 2008
Saya langganan RSS via Google Reader yang sudah terintegrasi dengan Viigo sehingga langganan saya juga bisa saya akses melalui blackberry saya. Nah, kebetulan saya mau menambah beberapa langganan sehingga saya buka Google Reader via browser komputer. Hmm… ternyata banyak juga pengumpan yang saya langgani. Banyak, dan seperti saya ceritakan sebelumnya, saya tidak punya banyak waktu untuk blogwalking sehingga langganan pengumpan yang bisa saya akses melalui perangkat bergerak saya adalah salah satu alternatif solusi. Maka dari itu, jadilah saya berlangganan pengumpan!
Tidak seperti biasanya, hari ini di Google Reader ada yang menarik perhatian saya. Apakah itu? Dia adalah Recommendations. Pengumpan-pengumpan yang direkomendasikan oleh Google Reader untuk dilanggani. Dan di bawah ini adalah pengumpan yang direkomendasikan oleh Google Reader (apakah pengumpan Sampeyan termasuk yang direkomendasikan?):
Firefox Download Day
SBY Datang GPRS Hilang
Jumat siang
SBY ke Magelang
Akibatnya GPRS Indosat hilang
Terhenti aktivitas cari uang
-o-
Benar-benar suatu kebetulan yang sempurna. Seharian kemarin GPRS hilang dari sinyal Indosat sehingga saya tidak bisa melanjutkan aktivitas mencari uang.
Saya memang mengandalkan adanya GPRS atau 3G untuk cari uang. Loh, kok bisa? Iya, soalnya cari uangnya lewat posting. Beberapa blog saya menjadi blog jablai dan ternyata cukup berpengaruh pada penurunan pendapatan saya yang cuma receh itu.
Pemblokiran Situs Dunia Maya
Terhadap protes-protes yang dilontarkan kawan-kawan bloger atas perintah pemblokiran situs-situs internet saya selalu menanggapi bahwa pemerintah tidak menyuruh situs-situs diblokir melainkan meminta agar kontennya yang diblokir. Ternyata saya salah. Pak Menteri Nuh ternyata memerintahkan agar situs-situs dan blog yang diblokir, bukan kontennya yang diblokir. Pantas saja teman-teman pada kebakaran kumis!
Berikut isi Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika itu: Baca entri selengkapnya »


