Archive for the ‘Bisnis’ Category
Saya Mencari Adhi Purnomo Basuki dari KFK Cellular
Tulisan ini sebagai lanjutan dari tulisan yang berjudul PonselJakarta.Com supspended dan Jualan HP Via PonselJakarta.Com Kok HP-nya mati terus. Seperti saya ceritakan di tulisan yang kedua, saya selalu mencoba menghubungi KFK Cellular tetapi HP-nya mati terus. Ada tiga nomor yang ada, yaitu satu nomor flexi, satu nomor Pro-XL dan satu nomor IM3. Akan tetapi ketiganya mati terus.
Akhirnya, hari Sabtu 22/12/2007 saya meluncur ke gerai KFK di Jl. Raya Kembangan Selatan (Depan Aqua). Alamat tersebut tertera pada bon yang saya terima dari Mas Iwan, pegawai KFK Cellular ketika saya membeli Audiovox 6700. Saya pernah ke gerai itu sekali ketika mencari Mas Adhi untuk membeli kartu MiniSD (tetapi tidak ketemu dan di gerai tidak ada kartu MiniSD). Akan tetapi, alangkah terkejutnya saya dan istri saya pada 22/12/2007 itu. Gerai KFK Cellular telah berubah menjadi Toko Sepatu! Karena kondisi jalan yang sangat macet akibat sedang ada pekerjaan galian di jalan kembangan Selatan itu maka saya tidak berhenti dan mencari informasi kepada pemilik toko sepatu. Saya putuskan untuk mencari gerai KFK Cellular yang alamatnya dipampangkan di PonselJakarta.Com pada bagian KFK Cell, yaitu Komplek Taman Pinang Indah Blok B2 No. 2, Tangerang.

*)Ket: Kios paling kanan adalah ex KFK Cellular yang sudah jadi toko sepatu
Hari Minggu 23/12/2007 saya membawa Si Ngorok meluncur ke Kecamatan Pinang – Tangerang untuk mencari alamat KFK Cellular. Setelah muter-muter sampai Ciledug, akhirnya saya berhasil menemukan komplek Taman Pinang Indah. Komplek tersebut adalah sebuah komplek perumahan. yang membuat saya kecewa adalah bahwa komplek Taman Pinang Indah tidak memiliki blok B2. Semua blok hanya satu, yaitu Blok A, B, C, D, dst. Blok B nomer 2 tidak dihuni oleh Adhi Purnomo Basuki, pemilik KFK Cellular. Saya menjadi ragu bawha PonselJakarta.Com selalu melakukan survey kepada toko handphone yang akan menjadi anggotanya seperti yang disebutkan dalam formulir keanggotaan. Buktinya, alamat KFK Cellular yang dipublikasikan melalui PonselJakarta.Com adalah alamat fiktif. Saya pun sudah dua kali mengirim email ke PonselJakarta.Com tetapi tidak pernah ditanggapi. PonselJakarta.Com adalah sebuah wahana berjualan HP dan kelengkapannya melalui internet tetapi pengelolanya tidak mengerti email. Dua kali dikirimi email tetapi tidak satu pun yang ditanggapi.
Saat ini, saya mencari orang bernama Adhi Purnomo Basuki, pemilik KFK Cellular. Tolong Mas Adhi, selesaikan urusan kita. Saya yakin Sampeyan masih memiliki niat untuk menyelesaikan hal ini secara baik-baik. Namanya jual beli dengan garansi, sudah selayaknya Sampeyan melayani saya dengan sebaik-baiknya. Jangan tinggal glanggang colong playu seperti itu.
Kalau saja bank dapat memberikan alamat pemilik rekening saya akan dengan senang hati mendatangi Bank Mandiri, BCA dan BNI di mana Adhi Purnomo Basuki membuka rekening. Akan tetapi, karena prinsip untuk melindungi kerahasiaan nasabahnya tentu bank tidak akan mau memberikan informasi. Jadi, yang saya kerjakan saat ini hanyalah menunggu pemilik KFK Cellular menghubungi saya baik untuk mengembalikan Audiovox 6700 yang baru maupun mengembalikan uang saya.
Bisnis Ceria
Masih ingat dengan bambu untuk nama rumah makan? Kali ini saya ingin memotret penggunaan kata “ceria” dalam khasanah bisnis kita. Iseng-iseng saja sambil mengamati apa yang ada di sekitar kita. Saya telah mengidentifikasi penggunaan kata “ceria” dalam bisnis. Entahlah, apakah itu masuk kategori merek dagang atau apa. Yang pasti Anda semua tentunya sudah familiar dengan hal-hal di bawah ini.
Mobil
Anda tentu pernah melihat sebuah mobil mungil yang cukup untuk empat orang. Mobil keluaran Daihatsu. Ya, Daihatsu Ceria! Mobil ini merupakan generasi ketiga dari Daihatsu Mira yang didesain sebagai city car yang diklaim sebagai mobil yang handal untuk melakukan manuver di dalam kota. Kombinasi dari mesin yang betenaga dan body yang kompak membuat Daihatsu Ceria ekstra gesit dan yaman.
Telepon
PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, mesin bisnis bari Kelompok Sampoerna yang bergerak di bidang telekomunikasi. PT STI merupakan operator CDMA 2000 1X yang beroperasi pada frekuensi 450MHz. Untuk terjun di bidang ini PT STI mengakuisisi PT Mandala Selular Indonesia yang memiliki lisensi frekuensi 450MHz. Sedangkan, PT MSI sendiri menjadi pemain di bidang telekomunikasi setelah mengakuisisi PT Mobisel, sebuah operator AMPS dan NMT (Nordic Mobile Telephone).
PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia pertamakali akan memfokuskan diri untuk memberikan akses telekomunikasi ke daerah-daerah yang belum terlayani akses telekomunikasi. Adapun nama dagang layanan telekomunikasinya adalah Telepon CERIA! Bagi Anda yang belum pernah tahu, Telepon Ceria ada iklan televisinya. Bintang iklannya adalah Dewi Persik. Saat ini Telepon Ceria baru ada di Jambi, Bali dan Lombok. Akan tetapi, PT STI menargetkan untuk memasarkan ceria ke seluruh Indonesia.
Produk Perbankan
“Serunya bergaya Ceria suka-suka dengan hadiah dari PermataCeria bisa begitu mudah jadi kenyataan.” Begitulah kalimat awal produk PermataCeria dari Bank Permata. Untuk Anda yang ingin bergaya ceria suka-suka, silakan dilihat-lihat apakah produk itu cocok dengan Anda. Mudah-mudahan Anda bisa ceria dengan produk Bank Permata itu.
Mini Market
Ini milik Kelompok Salim. Tidak puas dengan Indogrosir dan Indomaret yang sudah lebih dulu hadir, belakangan Kelompok Salim (Intraco) pun menghadirkan gerai minimarket yang juga ditawarkan secara waralaba, namanya CeriaMart. Menurut data di sini pada tahun 2006 CeriaMart sudah memiliki 70 gerai. Bisnis eceran yang mengambil laba recehan ternyata bukan bisnis orang kecil. Lihat saja, yang bermain di sana adalah kelompok-kelompok bisnis besar: Intraco (Indomaret, OMI, Ceriamart), Alfa (Alfamart), Hero (Starmart). Mudah-mudahan kelompok-kelompok besar yang mengumpulkan recehan itu tidak membunuh kelontong-kelontong kecil yang benar-benar mengumpulkan recehan untuk bertahan hidup.
- * -
Mungkin masih banyak lagi bisnis yang menggunakan kata “ceria” sebagai nama. Bisa jadi ada Wartel Ceria, Taman Bacaan Ceria, Persewaan VCD/DVD Ceria dan lain-lain. Siapa tahu Anda bisa menambahkan apa yang ada di sekitar Anda.
Jualan HP Via PonselJakarta.Com Kok HP-nya Mati Terus
Ini sekuel dari PonselJakarta.Com Suspended.
Setelah berjuang untuk menghubungi ponsel Mas Adhi KFK Cellular, akhirnya 15 November 2007 dia berhasil saya hubungi. Hari Jumat, 16 November 2007, Mas Adhi datang ke kantor saya untuk memandu saya memakai Audiovox6700. Sebelumnya dia mengatakan bahwa mungkin saya tidak bisa memakai pocket pc itu makanya saya suruh datang saja untuk memandu saya.
Setelah saya tunjukkan bahwa menu Contacts tidak bisa dibuka, Audiovox6700 saya serahkan ke Mas Adhi. Dia kemudian melakukan hard reset. Selesai di-hard reset pocket pc diberikan kepada saya. Saya lalu kutak-kutik untuk melihat problem yang selama ini muncul pada Audiovox6700 refurbished yang diaku baru itu. Problem yang saya temui tidak ada lagi. Akan tetapi, ada satu tes yang tidak lulus yaitu tes memperbesar volume pada saat posisi speaker on/aktif. Saya telpon istri saya. Speaker saya hidupkan. Ada nada panggil. Lalu panggilan tersambung. Volume-nya kecil. Saya geser tombol volume yang ada di sisi kanan Audiovox6700. Pet! … Pocket PC langsung mati. Harus di-restart untuk menghidupkan lagi.
Saya bilang kepada Mas Adhi bahwa kemungkinan hardware-nya yang cacad bukan masalah OS lagi. Dia kutak-katik sebentar lalu bilang supaya nanti dilanjut setelah Jumatan.
Setelah Jumatan Mas Adhi memeriksa kembali Audiovox6700 itu dan akhirnya berkesimpulan bahwa hardware-nya yang masalah. Dia akan membawa Audiovox6700 itu ke tempat dia mengambil.
Rabu 21 November 2007 saya sms Mas Adhi menanyakan Audiovox6700 saya. Dia jawab sudah OK dan besok akan diantarkan oleh Mas Iwan. Mas Iwan adalah messenger KFK Cellular. Sejak pertama berhubungan dengan KFK Cellular Mas Iwan-lah yang selalu ke kantor saya baik untuk mengantar barang maupun mengambil untuk diperbaiki. Ternyata sampai hari ini belum ada orang KFK Cellular yang mengantar barang kepada saya. Sejak Kamis 22/11 ponsel Mas Adhi (Pemilik KFK Cellular) mati terus. Kamis (22/11), Jumat (23/11) dan Selasa (27/11) saya tidak berhasil menelpon. SMS pun tidak dibalas. Saya coba panggil nomer mas Iwan sampai tiga kali hari ini. Ada nada sambung tetapi panggilan tidak dijawab. Saya pun kemudian SMS dengan isi pesan supaya Mas Adhi sendiri yang mengantar Audiovox6700 kepada saya.
Saya heran. Ada orang yang menjadi anggota PonselJakarta.Com tapi nomor teleponnya nggak bisa dihubungi. Gimana kalau ada yang mau beli? Atau, apakah selama ini KFK Cellular jualan barang bermasalah terus sehingga selalu ditelponi oleh pembeli seperti saya? Kok Aneh. Seaneh pengelola PonselJakarta.Com yang tidak membalas email saya untuk meminta menginformasikan nomor telepon KFK Cellular yang lain (siapa tahu PonselJakarta.Com punya).
Update 03/12/2007:
Pada 27/11/2007 saya dapat SMS dari Mas Adhi dari nomor yang berbeda. Dia mengabarkan sedang dalam perjalanan pulang dari Jawa Tengah. Mengenai Audiovox6700 belum jadi diantarkan karena masih trouble. Nomer HP barunya hanya hidup sampai 28/11/2007. Setelah itu sampai hari ini semua nomor yang sudah saya pegang, yaitu: 021-70007729, 08170007729 dan nomor paling baru semuanya tidak bisa dihubungi.
Saya telpon Mas Iwan. Alhamdulillaah nyambung dan diangkat. Akan tetapi, Mas Iwan bilang dia sudah keluar dari KFK Cell. Menurut Mas Iwan, kios KFK Cellular yang di Puri Indah pun sekarang jarang buka karena pegawai perempuan yang di sana juga sudah keluar. Hmm…. cukup repot juga ya.
Mendukung Keputusan KPPU terhadap TEMASEK
Saya sudah menduga bahwa KPPU akan memvonis Temasek melanggar UU No.5 Tahun 1999. Pada diskusi-diskusi di Radio Elshinta, KPPU telah memberikan informasi mengenai temuan-temuan yang dapat mengarah kepada pemberian vonis bersalah kepada Temasek. Sebagai warga negara Indonesia saya sangat berharap bahwa KPPU akan memvonis Temasek bersalah. Saya sangat geram atas divestasi Indosat yang dilakukan oleh Laksamana Sukardi ketika menjabat Menteri BUMN. Perusahaan sesehat Indosat dijual macam perusahaan sekarat akibat perjanjian setan dengan IMF yang secara terselubung memaksa pemerintah Indonesia mendivestasi seluruh BUMN yang sehat. Dan akhirnya, KPPU memutuskan Temasek telah melanggar UU No. 5 Tahun 1999 berkaitan dengan kepemilikan silang yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Temasek dan praktek monopoli Telkomsel. Secara penuh, silakan baca siaran pers KPPU di taut ini.
Pada akhir tahun 2002 divestasi Indosat yang dimenangkan oleh STT, anak perusahaan yang sahamnya 100% dikuasai oleh Temasek, menyebabkan industri telekomunikasi seluler di Indonesia mengalami struktur kepemilikan silang. Hal ini disebabkan karena sebelum divestasi tersebut, saham Telkomsel yang merupakan operator seluler terbesar di Indonesia telah dimiliki oleh Temasek melalui anak perusahaannya yaitu Singtel dan SingTel Mobile, sehingga secara tidak langsung Kelompok Usaha Temasek telah menguasai pasar seluler Indonesia dengan menguasai Telkomsel dan Indosat secara tidak langsung.
(Klik gambar untuk melihat skema kepemilikan silang Temasek atas Indosat dan Telkomsel)
Terlepas dari kontroversi yang ada dan permintaan untuk dilakukannya eksaminasi terhadap keputusan KPPU, saya sangat setuju dan mendukung keputusan KPPU. Saya juga setuju dengan Wapres Jusuf Kalla yang mengatakan Temasek Holdings harus mentaati hukum Indonesia, termasuk dalam bisnis telekomunikasi. Telkomsel atau Temasek boleh saja melakukan banding karena jalur tersebut diatur oleh hukum. Akan tetapi, apabila Singapura (Temasek) berkoar-koar di dunia internasional dengan mengatakan iklim investasi di Indonesia tidak baik, tentu kita boleh menganggap Singapura mengada-ada. Mereka selalu memaksa kita menghormati hukum negara kecil itu tetapi ketika berperkara hukum di Indonesia, mereka menggunakan jalur di luar hukum untuk menjelek-jelekkan Indonesia.
Saya berharap di tingkat banding atau tingkat yang lebih tinggi lagi kalau ada, keputusan ini tidak berubah. Kepemilikan Temasek di Telkomsel dan Indosat terbukti tidak memberikan iklim persaingan yang dapat menjadikan pelanggan seluler di Indonesia semakin beruntung. Temasek yang memiliki Telkomsel dan Indosat membuat kedua operatir seluler penguasa pasar di Indonesia itu tidak saling bersaing secara sehat untuk memberikan tarif yang menarik. Hal tersebut tentu diikuti oleh pengikut-pengikutnya di pasar seperti XL dan 3.
PonselJakarta.Com Suspended
Whoa… Celaka! PonselJakarta.Com ternyata akun hostingnya ditangguhkan oleh penyedia layanan hosting. Paling tidak, hari ini, 13 November 2007, PonselJakarta.Com hanya menampilkan tayangan seperti gambar di bawah:
Terdampar di Tanjung Perak
Pukul sembilan pagi Kang Kombor sudah sampai di Tanjung Perak Surabaya. Tepatnya di dermaga Zamrud.
Tadi malam secara mendadak Kang Kombor diberitahu kalau Kang Kombor harus berangkat ke Surabaya dan Batam. Selasa pagi ke Surabaya. Malam nginap di Ibis. Rabu pagi ke Batam, sorenya langsung pulang ke Jakarta. Sayang nggak bawa paspor dan karcis pesawat sudah dipesan. Kalau bawa paspor dan tiket pesawat belum dipesan Kang Kombor akan nyebrang ke titik merah di peta dunia itu untuk nyari pemilik Temasek. Kate tak idoni raine. Halah!
Bisnis Kok Hanya Dipikir
Kang Kombor pingin sekali jadi pebisnis alias businesman, sepertinya bisa punya waktu untuk melakukan apa saja. Tidak seperti kuli kantoran yang kegiatannya dibatasi oleh kewajiban memberikan jasa kepada perusahaan. Mau nyambi kok merasa berdosa karena menggunakan waktu bekerja untuk keperluan lain yang seharusnya tidak dilakukan. Mau langsung jadi pebisnis penuh kok kadar kenekadan Kang Kombor sudah tidak seperti dulu lagi.
Kang Kombor menaruh apresiasi pada mereka yang berani mandiri menjadi wirausaha. Bahkan, kepada para pengasong yang selalu dikuyo-kuyo Polisi Pamong Praja yang salah kaprah tugasnya itu pun Kang Kombor memberikan penghargaan yang tinggi. Mereka itu manusia-manusia yang semestinya diberi lapangan kerja oleh pemerintah tetapi karena pemerintah tidak mampu menciptakan lapangan kerja, mereka memilih untuk mandiri penjadi pedagang-pedagang skala tengu. Tengu itu mungkin Bahasa Indonesianya tungau, hewan kecil yang suka menggigit buah zakar anak-anak. Warna merahnya akan makin kelihatan kalau gigitannya sudah membikin gatal daerah yang digigit. Waktu kecil dulu Kang Kombor langganan digigit tengu. Sebel rasanya kalau susah diambil!