Moh Arif Widarto

Archive for Januari 2009

Informasi Pendaftaran Calon Siswa SMA Taruna Nusantara Magelang 2009/2010

with 103 comments

Mengingat banyaknya pencari informasi pendaftaran siswa baru SMA Taruna Nusantara Magelang TP 2009/2010 yang masih saja mengakses informasi tahun sebelumnya (TP 2008/2009) di blog ini, maka saya putuskan untuk mengunjungi website SMA Taruna Nusantara dan menemukan informasi penerimaan siswa baru TP 2009/2010 di halaman Info Pendaftaran.

Image

SMA TARUNA NUSANTARA (BERASRAMA)

MENERIMA SISWA KELAS X TP. 2009/2010

Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN)

Pengelola SMA Taruna Nusantara

menerima Pendafaran Siswa Kelas X

 

1. Persyaratan.

a. Warga Negara Indonesia (WNI) Laki dan Perempuan.

b. Beragama.

c. Usia maksimal 17 tahun pada bulan Juli 2009.

d. Sehat Jasmani dan Rohani (Surat Keterangan Dokter).

e. Tinggi dan Berat Badan Seimbang.

f. Berkelakuan Baik (Keterangan Kepala Sekolah).

g. Siswa Kelas III SMP/sederajat. Nilai Raport Kelas I s.d. III SMP minimal 7 untuk Pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan Matematika.

h. Bersedia tinggal di Asrama selama mengikuti pendidikan.

i. Persetujuan Orang Tua/Wali.

2. Waktu dan Tempat Pendaftaran.

a. Waktu : 15 Januari s.d. 31 Maret 2009.

b. Tempat : Ajen Kodam atau Ajen Korem dan Kodim

3. Cara Pedaftaran.

a. Mengisi Formulir Pendaftaran FORM : NO 02-2009 (Formulir dapat diambil di tempat Pendaftaran).

b. Menyerahkan Formulir Pendaftaran beserta lampirannya masing-masing rangkap 3.

Lampiran Formulir sebagai berikut :

  1. Fotokopi Raport Kelas 1 s.d. Kelas III SMP yang telah dilegalisir Sekolah.
  2. Fotokopi Akte Kelahiran yang telah dilegalisir Sekolah.
  3. Surat Keterangan Berkelakuan Baik di Sekolah.
  4. Pas Foto Hitam Putih ukura 3 x 4 cm sebanyak 3 lembar.
  5. Surat Keterangan Dokter (Dokter Rumah Sakit Pemerintah atau Militer setempat)

4. Seleksi. Seleksi dilaksanakan dalam dua tahap :

a. Seleksi Awal.

  1. Seleksi Administrasi, meneliti data Calon Siswa yang tertulis pada Formulir Pendaftaran dihadapkan pada substansi persyaratan penerimaan (dilaksanakan di daerah/Ajen maupun Pusat/LPTTN)
  2. Seleksi Akademik, Calon Siswa yang memenuhi persyaratan diharuskan mengikuti Seleksi Akademik dengan materi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPA dan Matematika, dilaksanakan sekitar bulan April 2009 di Ajendam/Ajenrem.

b. Seleksi Lanjutan.

  1. Calon Siswa yang dinyatakan lulus Seleksi Akademik akan dipanggil untuk Seleksi Lanjutan berupa Seleksi Psikolgi dan Kesehatan di daerah yang ditunjuk.
  2. Bagi siswa yang dinyatakan lulus seleksi psikologi dan kesehatan dipanggil ke SMA Taruna Nusantara Magelang untuk wawancara.
  3. Seluruh biaya transportasi ditanggung peserta.

c. Diberikan kesempatan bagi Calon Siswa yang memenuhi persyaratan kelulusan dan bersedia memberikan Kontribusi Khusus guna pengembangan SMA Taruna Nusantara.

5. Biaya.

a. Calon Siswa dikenakan Biaya.

  1. Biaya Pendaftaran Rp. 100.000,- (Seratu ribu rupiah).
  2. Seleksi Lanjutan (Wawancara) di Magelang tidak dikenakan biaya.
  3. Bagi Calon Siswa yang dinyatakan diterima wajib membayar (untuk TP. 2009/2010) :
  • a) Uang Pangkal Rp. 20.000.000,- (Dua puluh juta rupiah).
  • b) Iuran Sekolah Rp. 2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah) per bulan. Biaya sudah termasuk akomodasi, makan dan biaya kegiatan belajar mengajar yang lain.

b. Cara Pembayaran.

  1. Uang Pendaftaran dibayarkan pada waktu mengambil Formulir Pendaftaran di Panitia Daerah setempat.
  2. Uang Pangkal dan Uang Sekolah bulan Juli 2009 dibayarkan sesudah mendapat panggilan masuk dan diterima menjadi siswa SMA Taruna Nusantara di Magelang dengan catatan :
  • a) Calon siswa dinyatakan gugur diterima karena tidak membawa persyaratan, iuran sekolah bulan Juli 2009 dikembalikan penuh
  • b) Bagi Calon siswa yang mengundurkan diri setelah dinyatakan diterima, Iuran sekolah bulan Juli 2009 dikembalikan penuh.

6. Beasiswa.

Pada TP. 2009/2010 SMA Taruna Nusantara menyediakan sejumlah Beassiwa secara terbatas bagi Calon Siswa yang berprestasi tinggi namun Orang Tuanya tidak mampu membayar Iuran Sekolah dan Uang Pangkal.

Persyaratan Beasiswa sebagai berikut :

a. Nilai raport SMP dan yang setingkat semester I s.d. V minimal rata-rata 8 (delapan) untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia dan masing-masing pelajaran memenuhi nilai minimal 7,5

b. Para siswa/siswi potensial dan berprestasi namun nilai rata-rata kurang dari 8 (delapan) diberikan kesempatan mengajukan minat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta beasiswa dengan rekomendasi dari Kepala Sekolah dan Guru mata pelajaran yang bersangkutan.

c. Tidak pernah tinggal kelas selama mengikuti pendidikan SMP atau setingkat dan lulus tahun ajaran 2008/2009.

d. Mengikuti prosedur Pendaftaran dan Seleksi yang telah ditetapkan.

e. Mengisi Formulir Pengajuan Beasiswa FORM NO : 03-2009.

f. Menyerahkan Daftar Penghasilan Orang Tua (Bapak dan Ibu atau Wali) dan Instansi tempat bekerja atau dari Lurah/Kepala Desa setempat.

g. Menyerahkan Fotokopi Kartu Kelurga dan KTP Orang Tua/Wali.

h. Meyertakan peringkat di Sekolah yang dikeluarkan oleh Sekolah. i. Dinyatakan dapat meperoleh Beasiswa oleh Panitia Penerimaan Calon Siswa Tingkat Pusat.

7. Bagi Calon Siswa yang dinyatakan diterima sebagai Siswa SMA Taruna Nusantara langsung masuk pendidikan.

KATEGORI PENDAFTARAN :

  • Pendaftar Calon Siswa SMA Taruna Nusantara TP. 2009/2010 kategori Sanggup Membayar Iuran Sekolah.
    1. Pendaftar yang memenuhi persyaratan sesuai Form No. 01-2009.

    2. Mengisi Form No. 02-2009.

    3. Bersedia dan mampu membayar Uang Pangkal dan Iuran Sekolah sesuai ketentuan LPTTN.

    4. Bersedia membayar sumbangan sukarela sesuai kemampuan.

    5. Kelulusan tidak ditentukan oleh besar kecilnya sumbangan sukarela.
    6. Calon Siswa yang dinyatakan diterima adalah bagi yang lul
      us Test Akademik,  Kesehatan, Psikologi, dan Wawancara.
  • Pendaftar Calon Siswa SMA Taruna Nusantara TP. 2009/2010 kategori “Kontribusi Khusus”.
    1. Pendaftar yang memenuhi persyaratan sesuai Form No. 01-2009.

    2. Mengisi Form No. 02A-2009 dan Form No. 04-2009.

    3. Bersedia dan mampu memberi Kontribusi Khusus yang besarnya  minimal Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah).

    4. Bersedia dan mampu membayar Uang Pangkal dan Iuran Sekolah sesuai ketentuan LPTTN.

    5. Calon Siswa yang dinyatakan diterima adalah bagi yang lulus Tes Akademik, Kesehatan, Psikologi, dan Wawancara.

    6. Kelulusan tidak hanya ditentukan oleh jumlah Kontribusi Khusus yang akan  diberikan, tetapi oleh hasil Test Akademik, Kesehatan dan Psikologi dengan standard minimal.
  • Pendaftar Calon Siswa SMA Taruna Nusantara TP. 2009/2010 dengan kategori Permohonan Memperoleh Beasiswa.
    1. Pendaftar yang memenuhi persyaratan sesuai Form No. 01-2009.
    2. Mengisi Form No. 03-2009, Form No. 05-3009 dan Form No. 06-2009.
    3. Orang Tua Calon Siswa tidak mampu secara ekonomis.
    4. Calon Siswa yang dinyatakan diterima adalah bagi yang lulus Tes Akademik dengan NILAI BAIK,   Kesehatan, Psikologi dan Wawancara.

Keterangan lebih lanjut

Dapat diperoleh di tempat Pendaftaran

LPTTN : Jl. KH. Wahid Hasyim No. 7 Jakarta Pusat 10340 Telp : 021-31905440 Fax : 021-31905409

SMA TN : Jl. Raya Purworejo Magelang 56172 Telp : 0293-364195, Fax : 0293-364047

TEMPAT PENDAFTARAN CASIS SMA TARUNA NUSANTARA TP. 2009/2010

NO. PANDA/SUB PANDA, ALAMAT PENDAFTARAN, NO.TELP.

1. AJENDAM ISKANDAR MUDA, JL. NYAK ADAM KAMIL II NEUSU BANDA ACEH, 0651.26786

2. AJENDAM I/BUKIT BARISAN, JL. BINJAI KM. 7,4, , MEDAN, 061.845300

3. AJENREM 023/KAWAL-SAMUDERA, JL. DATUK ITAM NO. 1, SIBOLGA, 0631.22805

4. AJENREM 031/WIRA BIMA, JL. PERWIRA, PEKANBARU, 0761.21501

5. AJENREM 032/WIRA PRAJA, JL. SAMUDERA NO. 1, PADANG, 0751.23365

6. AJENREM 033/WIRA PRATAMA, JL. SEI TIMUN BATU 14, SANGGRANG TJ. PINANG, 0771.21856

7. AJENDAM II/SRIWIJAYA, JL. URIP SUMOHARJO, SEKOJO, PALEMBANG, 0711.713868

8. AJENREM 041/GARUDA EMAS, JL. PEMBANGUNAN NO. 3, PADANG HARAPAN BENGKULU, 0736.21870.

9. AJENREM 042/GARUDA PUTIH, JL. DR.AK. GANI NO. 3, JAMBI, 0741.23191

10. AJENREM O43/GARUDA HITAM, JL. IR. SUKARNO HATTA, BANDAR LAMPUNG, 0721.701596

11. KODIM 0413/BANGKA, JL. SOLIKIN GP, PANGKAL PINANG, 0717.432004

12. AJENDAM JAYA, GEDUNG WIRAGUNA, JL. KESEHATAN, CIJANTUNG JAKTIM, 08I2.8291032

13. AJENDAM III/SILIWANGI, JL.BOSCHA, BANDUNG, 022.2039645

14. AJENREM 064/MAULANA YUSUF, JL. MAULANA YUSUF, SERANG. 0254.200208

15. AJENDAM IV/DIPONEGORO, JL. P. KEMERDEKAAN, WATUGONG SEMARANG, 024.7472249

16. AJENREM 072/PAMUNGKAS, JL. RING ROAD BARAT, DEMAK IJO YOGYAKARTA, 0274.566325

17. AJENDAM V/BRAWIJAYA, JL. BELAKANG RUMKIT SAIFUL-ANWAR, MALANG, 0341.366159

18. AJENDAM VI/ TANJUNG. PURA, JL. JENDERAL SUDIRMAN 10, BALIKPAPAN, 0542.425342

19. AJENREM 101/ANTASARI, JL. TENDEAN NO. 60, BANJARMASIN, 0511.3252141

20. AJENREM 121/ABW, JL. ADI SUCIPTO KM. 6, PONTIANAK, 0561.7009027

21. AJENREM 102/PANJUNG, JL. IMAM BONJOL NO. 5, PALANGKARAYA, 0536.21578

22. AJENDAM VII/WIRABUANA, JL. GARUDA NO. 3, MAKASAR, 0411.5056298

23. AJENREM 131/SANTIAGO SARIO, NJL. A. YANI NO 19, MANADO0431.851450

24. AJENREM 132/TADULAKO, JL. JENDERAL SUDIRMAN 25, PALU, 0451.421514

25. AJENREM 143/HALO ILIO, JL. DRS. ABDUL SILANDAI 41, KENDARI, 0401.321262

26. AJENDAM XVII/CENDRAWASIH, JL. DIPONEGORO UJUNG, JAYAPURA, 0967.533854

27. AJENREM 171/SORONG, JL. PRAMUKA NO 1, SORONG, 0951.325754

28. AJENREM 173/BIAK, JL. MOJOPAHIT NO. 9, TRIKORA I BIAK, 0981.21670

29. AJENREM 174/MERAUKE, JL. RAJAMANDALA, MERAUKE, 0971.321707

30. AJENDAM XVI/PATIMURA, JL. AJEN NO. 1, AMBON, 0911.313537

31. AJENDAM IX/UDAYANA, JL. PANG. BESAR SUDIRMAN, DENPASAR, 0361.228007

32. AJENREM 161/KUPANG, JL. TOMPELO NO. 2, KUPANG, 0380.821072

33. AJENREM 162/MATARAM, JL. MALOMBA AMPERAN, MATARAM, 0370.621273

35. AJENREM 152/BABULLAH, JL. AM. KOMARUDDIN NO.1, TERNATE, 0921.3121075

35. KODIM 1304/GORONTALO, JL.JENDERAL A. YANI, GORONTALO, 0435.821056

Written by Kombor

Januari 22, 2009 at 4:05 am

Ditulis dalam Pendidikan, SMA TN

Harga BBM Dinaikkan 3 Kali Hanya Dalam 3 Tahun

with 8 comments

Dalam sejarah Indonesia pasca Orde Lama, mungkin baru terjadi sekali-kali ini saja, pemerintah menaikkan harga BBM tiga kali hanya dalam kurun waktu tiga tahun. Bahkan, dua kali penaikan harga BBM pun memecahkan rekor karena dilakukan hanya dalam waktu satu tahun.

Pemerintah yang terbentuk sebagai hasil pemilihan presiden tahun 2004 dan berkuasa pada periode 2004 – 2009 tanpa tedeng aling-aling langsung menaikkan harga BBM pada tahun 2005. Tidak tanggung-tanggung, pada 2005 itu harga BBM dinaikkan dua kali.

Penaikan harga BBM pertama dilakukan pada 1 Maret 2005. Harga Premium yang sebelumnya Rp1810 per liter dinaikkan menjadi Rp2400 per liter. Sebuah kenaikan yang prosentasenya cukup signifikan. Harga minyak tanah pada saat itu naik menjadi Rp2200 per liter.

Akan tetapi, rakyat kembali menderita karena pada 1 Oktober 2005, pemerintah kembali menaikkan harga BBM. Kali ini harga Premium naik tidak tanggung-tanggung, 87,5 persen. Harga semula (yang sudah naik) Rp2400 per liter menjadi Rp4500 per liter.

Gelombang penolakan kenaikan harga terjadi di mana-mana. Kenaikan harga BBM dengan prosentase hampir 100 % itu membuat daya beli rakyat turun drastis. Rakyat yang miskin menjadi semakin miskin. Yang tadinya di atas garis kemiskinan menjadi bagian yang kena garis absurd itu. Garis yang kriterianya diubah suka-suka sesuai kepentingan politiknya. Pemerintah menghadapi masalah kemiskinan tersebut dengan program BLT. Sebuah program yang memperlakukan rakyat miskin (maaf) seperti pengemis.

Tidak cukup hanya dua kali, akhirnya, pada 24 Mei 2008 pemerintah kembali menaikkan harga BBM. Harga Premium kali ini menjadi Rp6000 per liter dari sebelumnya Rp4500 per liter. Rakyat menjerit. Pemerintah jalan terus. Demo ricuh terjadi yang akhirnya saat ini menyeret Rizal Ramli sebagai tersangka penggerak aksi demo.

Saat harga minyak dunia turun dan negara-negara tetangga sudah menurunkan harga BBM-nya, pemerintah kita masih belum proaktif menurunkan harga. Para pengamat perminyakan, pengamat ekonomi dan sebagian rakyat mulai mengkritik.

Akhirnya, pemerintah menurunkan harga BBM juga. Pada 1 Desember 2008 harga BBM diturunkan. Harga Premium diturunkan hanya Rp500 per liter dari Rp6000 per liter menjadi Rp5500 per liter. Para pengamat perminyakan tidak puas. Menurut mereka, harga Premium dapat diturunkan hingga ke harga sebelumnya, yaitu Rp4500 per liter saat itu juga.

Para pengamat politik menduga-duga bahwa harga BBM akan dipergunakan untuk kepentingan politik. Dugaan yang tidak terlalu salah karena 15 Desember 2008, harga BBM kembali diturunkan. Kali ini harga Premium turun lagi Rp500 per liter dari Rp5500 per liter menjadi Rp5000 per liter.

Pada penurunan pertama, saya pribadi berkomentar bahwa pemerintah akan menahan penurunan harga hingga Januari 2009 karena hal tersebut akan sangat berpengaruh dalam mempengaruhi ingatan rakyat. Rakyat Indonesia memiliki ingatan yang pendek. Hanya hal terakhirlah yang dapat diingat oleh Rakyat.

Ternyata, 15 Januari 2009 pemerintah kembali menurunkan harga BBM. Kali ini harga Premium kembali menjadi Rp4500 per liter. Kembali ke tingkat harga setelah kenaikan yang kedua kali tetapi tidak mampu untuk kembali ke harga Rp1810 per liter.

Dan terbuktilah kini ingatan pendek rakyat Indonesia. Rakyat hanya ingat bahwa pemerintah 3 kali menurunkan harga BBM. Rakyat lupa bahwa pemerintah juga 3 kali menaikkan harga BBM. Apalagi didukung dengan propaganda masih melalui radio dan televisi bahwa pertama kali dalam sejarah pemerintah menurunkan harga BBM 3 kali dalam waktu 45 hari. Padahal, penurunan harga itu bukan prestasi melainkan sebuah keharusan karena harga minyak dunia yang kembali turun. Negara-negara lain pun sudah lebih dulu menurunkan harga BBM-nya.

Saya mencoba membantu memperpanjang ingatan rakyat. Bukan hanya 3 kali menurunkan harga, pemerintah juga 3 kali menaikkan harga.

Written by Kombor

Januari 20, 2009 at 10:18 am

Ditulis dalam Energi, Utama

Ditandai dengan , ,

Membodohi Rakyat Dengan Penurunan Harga BBM

with 29 comments

Iklan salah satu partai politik yang menggunakan penurunan harga BBM/Premium sebanyak 3 kali dalam waktu 45 hari sebagai prestasi pemerintahan Presiden SBY adalah sebuah pembodohan bagi rakyat.

#1 Pembodohan Pertama

Penurunan harga sebanyak 3 kali tersebut tidak mengembalikan harga BBM pada tingkat di mana pemerintahan Presiden SBY menaikkan harga BBM pertama kali pada 1 Maret 2005. Tiga kali penurunan harga BBM tersebut hanya mengembalikan harga premium dari harga setelah naik yang kedua kali pada 1 Oktober 2005 ke 24 Mei 2008.

Pemerintahan Presiden SBY menaikkan harga BBM 3 kali

Masyarakat luas mungkin lupa bahwa pemerintahan Presiden SBY telah sebanyak 3 kali menaikkan harga BBM yaitu pada 1 Maret 2005, 1 Oktober 2005 dan 24 Mei 2008.

Kenaikan harga BBM pada masa pemerintahan Presiden SBY dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tanggal Kenaikan Harga Baru Harga Lama Prosentase
1 Maret 2005 Rp 2.400 Rp 1.810 32%
1 Oktober 2005 Rp 4.500 Rp 2.400 87,5%
24 Mei 2008 Rp 6.000 Rp 4.500 33%

Tiga kali penurunan harga tidak mengembalikan ke tingkat harga semula

Baca entri selengkapnya »

Written by Kombor

Januari 19, 2009 at 11:54 am

Ditulis dalam Bangun Banten

Terima Duitnya Nggak Seberapa, Sengsaranya Selama Lima Tahun

with one comment

Pemilu merupakan alat demokrasi di mana pada saat itu rakyat berkuasa penuh untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk sebagai anggota dewan. Rakyat memiliki kuasa untuk menghukum politisi yang tidak amanah dan telah berulangkali tidak membawakan aspirasi rakyat setelah terpilih menjadi anggota dewan.

Calon anggota dewan yang setelah berhasil mendapatkan kursi dewannya lupa kepada konstituen jumlahnya cukup banyak. Akan tetapi, setiap kali pemilu, anggota dewan seperti itu tetap berhasil mendapatkan kursinya lagi. Tentu saja, rakyat sendirilah yang telah memilih anggota dewan itu untuk kembali duduk mewakili rakyat karena rakyatlah yang memilih dalam pemilu.

Memang, pada pemilu yang sudah-sudah rakyat tidak dapat menentukan sendiri calon yang akan didudukkan sebagai anggota dewan. Partailah yang punya wewenang untuk menentukan orang yang akan didudukkan sebagai anggota dewan melalui nomor peci. Akan tetapi, tetap rakyat sendiri yang secara tidak langsung memberikan kursi kepada anggota dewan tersebut dengan memilih partai tempat calon anggota dewan tersebut bernaung.

Di masa lalu, rakyat pergi ke TPS bukan karena kesadaran akan haknya untuk memilih wakil rakyat melainkan karena ada calon anggota dewan yang membagi-bagikan uang atau sembako. Rakyat pergi ke TPS untuk memilih partai yang calon anggota dewannya membagi-bagikan uang atau sembako. Dengan cara seperti itu, suara rakyat telah dibeli oleh calon anggota dewan atau partai.

Kini, dengan penentuan kursi DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dengan suara terbanyak, sudah seharusnya rakyat tidak lagi silau dengan sejumlah uang atau sembako yang telah dibagikan oleh calon anggota dewan. Apabila rakyat tetap melakukan rutinitas memilih seperti pada masa lalu, yaitu pergi ke TPS untuk memilih calon anggota dewan yang sudah memberi sejumlah uang atau sembako, maka secara tidak sadar rakyat telah mengulang pengalaman buruk di masa lalu. Terima uangnya atau sembakonya hanya sekali tetapi sengsara yang diderita akan berlangsung selama lima tahun.

Hentikan praktek seperti itu sekarang juga. Pada pemilu 5 April 2009 nanti, datanglah ke TPS dengan penuh kesadaran akan hak untuk memilih para wakil rakyat yang akan menjadi wakil selama lima tahun. Pilihlah calon-calon anggota dewan yang bersih, bukan calon anggota dewan yang telah berulangkali mengkhianati kepercayaan rakyat dengan melupakan rakyat setelah menjadi anggota dewan. Selain itu, pilihlah calon anggota dewan dari partai yang tidak pernah mengkhianati rakyat melalui tindakan korupsi yang merugikan rakyat. Percayalah, banyak calon anggota dewan dan partai pada pemilu 2009 nanti yang merupakan calon anggota dewan yang amanah dan partai yang benar-benar memihak rakyat.

Apabila rakyat kembali memilih wakil rakyat atau partai yang terbukti tidak memperjuangkan aspirasi rakyat maka jangan mengeluh apabila dalam jangka waktu lima tahun setelah pemilu nanti banyak kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat yang disetujui oleh para wakil rakyat.

Pada 9 April 2009 nanti, datanglah ke TPS dengan kesadaran dan pilihlah calon anggota dewan yang amanah. Bukan calon yang akan membeli suara rakyat. Karena apabila suara rakyat sudah terbeli, artinya rakyat sudah tidak berhak lagi menitipkan aspirasi.

Dilihat 1186 kali dan 354 hari ini

Written by Kombor

Januari 3, 2009 at 2:09 pm

Ditulis dalam Bangun Banten

Resolusi 2009

with 4 comments

Selamat Tahun Baru 2009.

Tidak terasa tahun 2008 telah kita lewati. Banyak kejadian yang telah kita lalui bersama di tahun 2008. Di antaranya:
- harga minyak dunia naik tidak terkendali
- harga BBM naik dengan prosentase kenaikan paling tinggi sepanjang sejarah negara ini
- harga minyak goreng naik tidak terkendali
- minyak tanah dikonversi ke elpiji
- anggaran pendidikan dalam APBN ditetapkan sebesar 20% setelah pemerintah menundanya beberapa tahun
- 38 partai politik lolos verifikasi faktual
- DCS dan DCT caleg ditetapkan
- DPS dan DPT untuk pemilu 2009 ditetapkan
- pupuk sulit dicari
- parpol di DPR dan pemerintah saling tawar dalam penentuan pencalonan presiden
- krisis ekonomi global melanda
- nilai tukar rupiah kembali terpuruk
- harga minyak dunia turun lagi
- harga bbm diturunkan dua kali tapi masih tetap belum kembali ke harga awal sebalum dinaikkan
- MK membatalkan pasal 214 UU No. 10/2008 tentang Pemilihan Umum dan menetapkan penentuan kursi DPR RI dengan suara terbanyak

Peristiwa-peristiwa di atas semoga menjadi catatan bagi kita semua. Yang berupa masalah, semoga segera dapat kita selesaikan bersama.

Untuk tahun 2009 ini saya memiliki resolusi:
1. Berhasil menjadi anggota DPR RI 2009 – 2014
2. Partai GERINDRA berhasil mengusung Letjen TNI (Pur) Prabowo Subianto menjadi Presiden RI 2009 – 2014

Perubahan tidak untuk ditunggu melainkan harus diperjuangkan. Bagi yang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik, mari perjuangkan bersama perubahan tersebut.

Selamat Tahun Baru 2009!

Written by Kombor

Januari 1, 2009 at 5:13 pm

Ditulis dalam Perjuangan, Utama

Ditandai dengan