Menindaklanjuti kesalahan penulisan nama saya di DCS, saya sudah mengirim surat kepada DPP Partai GERINDRA yang saya tembuskan ke KPU mengenai koreksi nama caleg dalam DCS. Akan tetapi, ternyata sampai dengan diumumkannya DCT, nama saya yang ditulis dalam DCT masih salah. Tertulis di sana nama saya Moh. Arif Widiyarto, sedangkan nama saya yang benar adalah Moh Arif Widarto.
Saya berpendapat, dalam hal ini, baik DPP Partai GERINDRA maupun KPU ternyata tidak bekerja dengan optimal. Baik DPP Partai GERINDRA maupun KPU tidak melakukan pemeriksaan nama caleg yang ditulis dalam daftar caleg dengan nama yang terdapat dalam berkas-berkas administrasi caleg yang bersangkutan. Bahkan ketika sudah dikirimi surat koreksi pun, DPP Partai GERINDRA dan KPU tidak melakukan pembetulan.
Saya kurang paham akibat hukum yang akan terjadi dengan kesalahan penulisan nama caleg dalam DCT tersebut, apakah pencalegan saya batal demi hukum atau tidak. Akan tetapi, yang menghadang di depan mata saya adalah kesulitan dalam melakukan sosialisasi. Tentu saja, saya akan melakukan sosialisasi dengan menggunakan nama saya, yang selalu sama di Akte Kelahiran, Ijazah, KTP, SIM bahkan Kartu Kredit. Kesulitannya, ketika semua bahan sosialisasi menggunakan nama yang benar dan publik sudah mengetahui nama saya yang benar, di surat suara nanti, mereka tidak akan menemukan nama Moh Arif Widarto, yang ada adalah Moh. Arif Widiyarto.
Apakah Anda memiliki saran mengenai ini? Tentu saja, saya akan kembali melayangkan surat ke KPU agar nama saya pada surat suara nanti tidak ditulis dengan salah.
Sumintar
Oktober 31, 2008
Maaf kang kalau saya lancang bikin artikel itu, semoga sampean sukses.
Wealah… Ya monggo mawon to, Pak Dhe. Wong blog Pak Dhe sendiri kok, hehehe…
M.SAID. CALEG PMB GRESIK
November 20, 2008
perjuangan butuh keyakinan, keberanian dan kesabaran
# MUHAMMAD SAID. S.Ag
# CALEG DPR RI PARTAI MATAHARI BANGSA (PMB) DAPIL GRESIK – LAMONGAN
# Sebelum semua terjadi, mari kita sama2 introspeksi akan kekurangan dan keterbatasan kita masing2. Jangan pernah merasa paling pinter apalagi merasa paling benar sendiri. Segala sesuatu butuh penyelesaian yang arif dan memberikan solusi jitu dan “kepuasan” bagi semua. kita sama2 introspeksi untuk memperbaiki mental dan pola pikir kita, karena bagaimanapun juga Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT, memperjuangkan kepentingan RAKYAT dan benar2 bekerja
menjalankan amanat RAKYAT, bukan untuk kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya seperti ini terus kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ???? zaman telah berubah. tantangan dan Issue global harus dapat kita jawab secara ilmiah. Mari kita bangkit !!!!!
Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin
yang “pinter” tapi minteri. Percayalah !!! masih ada jalan, jangan pernah menyerah sebelum bertarung dan jangan pernah skeptis banget dengan orang yang masih mau peduli dan punya niatan baik untuk berjuang ditengah2 morat-maritnya mental dan moralitas. Kalau semua ogah dan tidak peduli….justru ini akan menjadi kesempatan empuk bagi mereka yang memanfaatkan kesempatan.
M. SAID.S.Ag - CALEG DPR RI (Dapil Gresik Lamongan) - PARTAI MATAHARI BANGSA
Maret 8, 2009
PERJUANGAN BUTUH KEYAKINAN – KEBERANIAN DAN KESABARAN
# MUHAMMAD SAID. S.Ag
# CALEG DPR RI PARTAI MATAHARI BANGSA (PMB) DAPIL GRESIK – LAMONGAN
# Sebelum semua terjadi, mari kita sama2 introspeksi akan kekurangan dan keterbatasan kita masing2. Jangan pernah merasa paling pinter apalagi merasa paling benar sendiri. Indonesia butuh pemimpin yang bermental MENGABDI UNTUK RAKYAT dan benar2 bekerja
menjalankan amanat RAKYAT, bukan untuk kepentingan sekelompok. Kalau kondisinya tetap seperti sekarang ini kapan Indonesia akan bisa maju dan disegani oleh Bangsa Lain ???? zaman telah berubah. tantangan dan Issue global harus dapat kita jawab secara ilmiah dan profesinal. Mari kita bangkit !!!!!
Rakyat butuh pemimpin yang mau peduli jeritan hati rakyat, bukan pemimpin
yang “pinter” tapi minteri. Percayalah !!! masih ada jalan, masih ada waktu. Bukan soal menang atau kalah, bukan soal terpilih atau tidak, bukan soal aku dan kamu, tapi yang lebih penting bagaimana kita menata niat baik untuk INDONESIA ke depan. Sebuah niatan yang baik harus ditempuh dengan cara yang baik, tidak culas, tidak menghalalkan segala cara “ASAL SAYA MENANG” percayalah !!! becik ketitik olo ketoro. Sukses untuk semua SAUDARAKU INDONESIA.