Archive for Juli 2008
Kantor Pajak Yang Lambat Dalam Melayani Perlu Diganti Orangnya
Tulisan ini terinspirasi oleh posting Pak Edi PSW yang menceritakan payahnya mengurus NPWP pribadi.. Dari cerita Pak Edi PSW itu kita dapat menghitung bahwa NPWP pribadi yang diurus Pak Edi baru selesai hampir sebulan kemudian.
Kantor Pelayanan Pajak yang demikian Kepala KPP dan semua pegawainya harus diganti dengan pegawai lain yang memiliki komitmen untuk bisa melayani masyarakat dengan cepat, efektif dan efisien. Buat apa pegawai Departemen Keuangan diberi insentif tinggi kalau dalam melayani masyarakat kinerjanya masih seperti itu. Baca entri selengkapnya »
Alhamdulillah Naik Kelas Juga
Pada saat memutuskan untuk membeli domain moharifwidarto.com dan menyewa hosting dari Qwords.com dulu saya sadar bahwa saya harus memulai lagi semuanya dari nol. Saya harus menyosialisasikan url baru dan melakukan optimasi mesin pencari lagi. Semua benar-benar dari nol.
Ujian pertama yang dilakukan pada akhir April 2008 yang lalu blog ini tidak berhasil naik kelas. Google belum memberi pagerank untuk halaman indeks blog ini. PR0 merupakan hasil pagerank update akhir April 2008 yang harus saya terima.
Apakah saya berhenti sampai di sana? Baca entri selengkapnya »
Bismillah, Saya Bergabung Dengan Partai Gerindra
Setelah mempelajari naskah Deklarasi Partai, AD/ART Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra) maka dengan mengucakan “Bismillahirrahmaanirrahiim” saya bergabung dengan Partai Gerindra.
Partai dengan nomor urut 5 ini saya nilai akan menjadi partai yang menjadi bagian dari pemecahan masalah, terutama bagi masyarakat lemah, baik yang lemah secara ekonomi maupun sosial. Partai Gerindra akan mengusung program dari masyarakat dan melaksanakan program tersebut.
Saya sendiri selama ini sangat sulit untuk menentukan partai untuk menyalurkan aspirasi dan melakukan perjuangan. Akan tetapi, Partai Gerindra mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan saya. Ide mengenai ekonomi kerakyatan untuk mewujudkan kemandirian sangat sesuai dengan idealisme saya bahwa bangsa yang dihamparkan oleh Allah di atas kepulauan Nusantara ini akan mampu mandiri dengan segala potensi yang dimilikinya asal dapat dikelola dengan baik oleh orang-orang yang berprinsip untuk meletakkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Saya menilai Indonesia mampu untuk mewujudkan kemandirian dengan melakukan perdagangan antar pulau. Kita tidak harus bergantung kepada pihak asing karena segala potensi sumberdaya alam kita menyediakan hampir semua yang kita perlukan.
Bloger Benteng Goes To Citra Raya
Pagi sampai siang hari tadi, delapan anggota Komunitas Bloger Benteng Cisadane plus seorang tamu dari Djokdja berkumpul di rumah saya di Graha Sevilla, Citra Raya – Tangerang. Kami sengaja memilih Tangerang Barat untuk tempat kopdar kali ini supaya wilayah Tangerang Barat juga kebagian. Kebetulan satu klaster dengan saya ada Aa Didong yang ngeblog di Multiply.
Secara lengkap yang hadir pada kopdar tadi adalah:
- Payjo
- Riri
- Edy
- Away
- Ade
- Celo
- Aa Didong
- Nindityo
- saya
(Catatan: linknya besok ya. Pakai hp agak ribet)
Baca entri selengkapnya »
Kelompok Eksklusif Anak-anak Elit Jakarta di SMA Taruna Nusantara
SMA Taruna Nusantara Magelang merupakan sekolah yang didirikan atas prakarsa almarhun Jendral LB Moerdani pada tahun 1980-an. Sekolah itu menerima siswa pertamakali pada tahun 1990. Sesuai salah satu wawasan yang diajarkan di sekolah berasrama itu, yaitu wawasan kenusantaraan, semua siswa berasal dari seluruh provinsi yang ada di nusantara. Saat itu masih 27 provinsi sehingga dari 281 siswa angkatan pertama, ada perwakilan dari setiap provinsi.
Saya masih ingat nama dari tiga teman saya yang berasal dari Timor Timur. Mereka adalah Virgilio, Jaulino dan Adelino. Nama belakang mereka samar-samar di kepala saya. Kalau tidak salah Virgilio Da Costa, Jaulino Da Costa Pinto. Untuk Adelino, saya tidak ingat sama sekali. Baca entri selengkapnya »
Moh Arif Widarto Kalah Sama Kang Kombor
Pada saat saya memutuskan untuk menjadi manusia dengan dua kepribadian saya sudah menduga bahwa ada satu kepribadian yang akan mengungguli kepribadian yang lain, tidak bisa menjadi sama-sama kuat. Ibaratnya, kalau punya istri lebih dari satu pasti kita tidak akan bisa memberikan derajad cinta, kasih sayang maupun perhatian yang sama. Pada saat istri muda masih kinyis-kinyis seperti sepatu baru, mungkin seorang poligamer akan lebih sayang pada istri mudanya. Nah, nanti giliran sakit-sakitan, dia akan kembali ke istri tuanya yang telah diberi madu yang (mungkin) sebenarnya rasanya sangat pahit. Sama saja dengan manusia berkepribadian ganda, tetap ada satu kepribadian yang dominan dan mengalahkan kepribadian yang lain.
Mau bukti?
GrandMax Spesies Angkot Baru Pengganti Kijang
Saat Toyota Kijang dihentikan produksinya dan diganti dengan Kijang Innova, jagad perangkotan mengalami kevakuman pasokan angkot baru. Di wilayah Jakarta Raya dan sekitarnya, Toyota Kijang memang merupakan kendaraan favorit untuk dijadikan angkot. Selain harganya tidak terlalu mahal, Kijang pun irit, bandel dan perawatannya mudah. Semua bengkel mobil di pinggir jalan akan mampu memberikan layanan perawatan maupun perbaikan pada mesin Kijang yang rewel. Akan tetapi, begitu produksi Kijang dihentikan dan diganti dengan Kijang Innova, regenerasi angkot seakan terhenti. Kijang Innova dari sisi harga dan bentuk jelas kurang pas untuk angkot. Selain itu, perawatan Innova juga harus dilakukan di bengkel-bengkel resmi. Tentu biaya operasional pengusaha angkot akan bengkak apabila harus membawa angkotnya ke bengkel resmi.
Selain Toyota Kijang, spesies mobil lain yang favorit dijadikan angkot adalah Suzuki Carry. Mobil kecil ini bandel juga. Bahkan, populasi Suzuki Carry yang dijadikan angkot lebih banyak daripada Kijang. Di kota-kota kecil Suzuki Carry sebagai angkot menjadi pemandangan yang biasa. Saya menyaksikan hal tersebut di banyak kota di Jawa seperti Bogor, Wonosobo, Temanggung, Cirebon, Serang dan lain-lain.
14 Juli 1990
Pagi hari itu, Sabtu 14 Juli 1990, saya menjadi bagian dari 281 anak Indonesia yang berasal dari seluruh penjuru nusantara (27 provinsi waktu itu) yang dilantik menjadi siswa SMA Taruna Nusantara Magelang melalui sebuah Upacara Prasetya Siswa. Upacara dipimpin oleh Panglima ABRI waktu itu, Jenderal TNI Try Sutrisno.
Perasaan saya waktu itu bercampur aduk. Saya sangat gembira karena hari-hari yang melelahkan selama proses seleksi untuk menjadi siswa SMA Taruna Nusantara telah berhasil saya lalui dengan baik. Saya sangat mengingat momen-momen seleksi itu. Yang pertama adalah seleksi administrasi yang dilakukan di Kodim Sleman. Saya harus mengambil berkas administrasi pendaftaran lalu mengisinya dan melengkapi semua persyaratan yang ada. Ada fotokopi rapor SMP dari semester 1 sampai semester 5, ada Surat Ijin Orang Tua, SKKB, Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas. Saya mencari sendiri semua yang saya butuhkan, mulai dari RT, RW, Dukuh, Lurah, Kecamatan, Koramil, Polsek, Polres untuk SKKB. Ke Puskesmas untuk periksa kesehatan. Lalu, saya mengembalikan berkas administrasi pendaftaran itu ke Kodim seorang diri tanpa disertai oleh orang tua. Di sana ada pemeriksaan gigi oleh dokter gigi muda yang cantik. Setelah itu, yang perlu saya lakukan hanyalah menunggu surat panggilan dari Kodim. Kalau lulus seleksi administrasi, saya akan dikirimi surat panggilan.
Hari Koperasi, Awal Masa Kampanye Legislatif Pemilu 2009
12 Juli, entah pada ingat atau tidak, adalah Hari Koperasi. Saya mengucapkan selamat ulang tahun (entah yang keberapa) untuk koperasi Indonesia. Semoga koperasi Indonesia semakin maju dan bisa eksis di sistem ekonomi pasar berideologi liberal-kapitalis yang diseret masuk ke Indonesia.
Saya melihat bahwa koperasi Indonesia gagal untuk bergerak maju dengan prestasi yang sepadan dengan badan usaha lain yang bebentuk PT. Koperasi adalah Badan Hukum yang diakui, setara dengan PT atau bentuk badan hukum lainnya untuk badan usaha lain. Akan tetapi, berbeda dengan PT, nampaknya Koperasi masih sering dianggap sebelah mata dan dianggap sebagai badan usaha kelas dua. Pada tender-tender di lingkungan pemerintahan pun Koperasi sering dianggap tidak mampu. Padahal Keppres No. 80 tahun 1988 yang mengatur pengadaan barang dan jasa pemerintah mengatur khusus bahwa koperasi harus diberi tempat. Baca entri selengkapnya »
Rekomendasi Google Reader 10 Juli 2008
Kemarin saya sudah menulis tentang rekomendasi Google Reader 9 Juli 2008. Saya akan menuliskan topik itu dalam waktu 3 hari berturut-turut untuk melihat pengumpan siapa yang direkomendasikan oleh Google Reader selama tiga hari berturut-turut. Kita patut angkat topi untuk mereka yang pengumpannya direkomendasikan oleg Google Reader. Apalagi kalau sampai tiga hari berturut-turut. Tentunya, kita harus belajar kepada mereka mengapa pengumpan mereka bisa seperti itu.
Hari ini adalah hari kedua saya publikasikan daftar rekomendasi Google Reader dan besok adalah hari terakhir dari seri ini. Bersabarlah sampai besok untuk melihat siapa yang pengumpannya direkomendasikan oleh Google Reader tiga hari berturut-turut.
Inilah Rekomendasi Google Reader untuk 10 Juli 2008: