Susahnya Menghubungi Niaga Customer Care

Posted on April 28, 2008 by

11


Saya adalah nasabah KPR Niaga dari Bank Niaga Cabang Bintaro. Mulai KPR sejak April 2006 sehingga sampai saat ini sudah jalan 2 tahun. Jangka waktu kredit yang saya ambil hanya 5 tahun karena saya tidak mau lama-lama mengikatkan diri dengan KPR. Untuk bisa KPR 5 tahun saya mengajak istri saya untuk hidup bersahaja. Maksudnya, makan dengan ikan asin sahaja tidak apa-apa, makan dengan telur ceplok sahaja tidak apa-apa, dan sahaja-sahaja yang lain, yang penting kewajiban nyicil tiap bulan bisa ditutupi.

Saya juga berprinsip untuk selalu mempercepat KPR saya apabila saya memiliki rejeki. Oleh karenanya saya hari ini meminta penjelasan kepada Bank Niaga untuk mengetahui prosedur atau tatacara melunasi sebagian dari pokok pinjaman atau dengak kata-kata saya sendiri “nyicil pokok”.

Saya datang ke gerai Bank Niaga di mana saya membuka rekening tabungan (setiap peserta KPR Niaga wajib membuka rekening tabungan di Bank Niaga) yaitu di Bank Niaga Supermal Lippo Karawaci. Saya bertanya kepada CSR yang ada di sana (tidak saya baca peneng namanya) mengenai maksud saya di atas. CSR mengarahkan saya untuk menanyakan kepada Marketing kredit di Bank Niaga Bintaro. Saya kemudian diberi nomor Pak Agung.

Tidak perlu lama-lama saya langsung menghubungi Pak Agung dan menyampaikan maksud yang sama. Pak Agung menyarankan saya untuk menghubungi Customer Care di 6313313. Saya tanya apa tidak bisa langsung dibantu sama Marketingnya langsung dan Pak Agung menjawab nantinya akan sama saja, yaitu diteruskan ke Customer Care karena after sales servicenya di sana.

Ya sudah. Karena saya tipe pelanggan yang baik saya mengalah dan menghubungi 6313313. Alangkah sialnya. Sudah belasan kali saya menghubungi nomor itu ditambah beberapa kali ke 14041, jawaban yang saya terima sama saja:

“Semua jurusan yang Anda tuju sedang sibuk. Tunggulah beberapa saat lagi.”

Jambu! Apakah Bank Niaga hanya punya satu saluran? Atau, CCO-nya belum pada datang?

Saya terus terang sangat kecewa dengan kejadian ini. Berikut daftar kekecewaan saya:

1. Gerai Bank Niaga tidak memiliki pengetahuan tentang produk KPR secara detil sampai-sampai pertanyaan mengenai cara pelunasan sebagian pokok hutang saja harus dilempar ke Marketing KPR di Cabang.

2. Marketing KPR di Cabang Bank Niaga ternyata hanya sales, bukan merupakan seorang Account Manager sehingga tidak memiliki kewajiban untuk me-manage akun-akun yang berhasil dibuatnya. Hal ini membuat marketing di Bank Niaga tidak memiliki Customer Service Mindset.

3. Bank Niaga membuat pemisahan dalam pemasaran KPR menjadi penjualan dan pelayanan purna jual. Huh! Alih-alih memudahkan nasabah, Bank Niaga memilih membuat nasabah menjadi ribet kalau akan mengurus sesuatu yang berhubungan dengan KPR-nya karena harus menghubungi orang yang berbeda-beda.

4. Nomor Niaga Customer Care entah itu 6313313 atau 14041 sangat susah dihubungi. Memang punya berapa jalur dibalik nomor itu sih? Kalau sudah memusatkan layanan pelanggan ke satu nomor, siapkanlah segala sesuatunya dengan paripurna. Masa nomor customer care-nya susah dihubungi? Nasabah sudah bertanya ke gerai (KCP mungkin namanya), menelpon Marketing, dan disuruh menelpon ke 6313313. Eh, ditelpon belasan kali tidak nyambung-nyambung.

Gimana nih, Bank Niaga? Mengapa tidak menerapkan account management sehingga nasabah cukup berhubungan dengan AM Bank Niaga kalau mau berurusan dengan account-nya.

Update

Akhirnya setelah berdjoeang terus, pada pukul 11:50 siang ini saya berhasil menghubungi 6313313. Dan jawaban CCO semakin membuat saya kecewa. Jawabannya hanyalah:

Buat pernyataan tertulis melalui fax atau email. Untuk fax saya tidak tanyakan nomornya untuk email, di bawah ini ketentuannya:

1. Email ditujukan ke ass.jakarta(at)bniaga.co.I’d
2. Menyebutkan nomor rekening tabungan dan nomor rerkening kredit
3. Menyebutkan nilai nominal pelunasan sebagian pokok yang dikehendaki (minimal Rp 10juta)
4. Menyebutkan minimal 2 nomor telepon untuk dihubungi.
5. Melampirkan copy KTP. Untuk email, KTP bisa discan dan dilampirkan.

Hanya itu saja jawabannya dan harus muter-muter! Please dong ah, Bank Niaga! Apa susahnya memberi pengetahuan itu ke CSR Bank Niaga di tiap gerai! Huh!

Ditandai:,
Posted in: Umum Bebas