Adalah dosa kita apabila ada orang di sekitar kita sampai mati karena lapar, seperti yang dialami oleh saudara kita di Makassar. Mari buka mata kita, buka nurani kita.
Konstitusi kita mengamanatkan bahwa fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara. Akan tetapi, negara yang politisa sibuk berebut kekuasaan sedangkan pejabat dan pegawai pemerintahan sibuk memperkaya diri dengan alasan gaji yang terlalu rendah untuk mereka. Akibatnya, yang terjadi adalah fakir miskin dan anak-anak ditelantarkan oleh negara. Kadang-kadang saya berpikir, buat apa kita punya negara. Buat apa kita punya pemerintah? Toh mereka tak pernah mengamalkan amanat konstitusi.
Sudahlah. Lupakan negara. Lupakan pemerintah. Mari kita bersama bersatupadu mengumpulkan berapapun yang kita mampu merelakan. Sedikit dari saya, banyak dari Sampeyan, tentu akan menjadi banyak juga.
Apabila Sampeyan peduli dengan Daeng Besse yang sudah tiada dan Daeng Besse – Daeng Besse yang lain, silakan sumbangkan ke nomor rekening berikut (masih rekening pribadi milik <a href="http://atapsenja.wordpress.com">Hanna</a>):
BCA KPC Bojong Indah #479-0057126 a.n. Tjhia Fui Ha.
Moh Arif Widarto
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
gempur
Maret 15, 2008
oke kang saya dukung sepenuhnya.. nanti sore kami crew TPC mau kampanye blog dan anti kelaparan sekaligus penggalangan dana untuk mendukung gerakan mbak hanna..
rumahkayubekas
Maret 15, 2008
Ok Mas,
Yuk kita dukung semua aksi ini. Kita buktikan kalau blogger pun bisa peduli dalam arti yang sesungguhnya,
Ina
Maret 16, 2008
Seep…!
mari kita dukung rame2.
-tikabanget-
Maret 17, 2008
sayah nyusul nulis..
Dr. A. Kurniawan
Juli 24, 2008
Saya senang dengan pergerakan ini, kebetulan saya juga bergerak ini dengan mengajak teman – teman yang lain,, Moral bangsa hancur oleh manusia yang intelektual tinggi,, Rakyat miskin hanya jadi korban saja.
Dr. A. Kurniawan
Juli 24, 2008
Saya senang dengan pergerakan ini, kebetulan saya juga bergerak ini dengan mengajak teman – teman yang lain,, Moral bangsa hancur oleh manusia yang intelektual tinggi,, Rakyat miskin hanya jadi korban saja.
Dr. A. Kurniawan
Juli 24, 2008
Saya senang dengan pergerakan ini, kebetulan saya juga bergerak ini dengan mengajak teman – teman yang lain,, Moral bangsa hancur oleh manusia yang intelektual tinggi,, Rakyat miskin hanya jadi korban saja.