Sejak pertamakali memakai ponsel saya menggunakan kartu dari operator milik Indosat. Karena saya seperti orang bingung, yaitu hidup nomaden maka saya suka gonta-ganti kartu. Apa pasal? Saya pernah didamprat seorang teman di Jakarta karena saya hidup di Jakarta menggunakan kartu Mentari Jogja. Tagihan telepon kawan saya itu membengkak dan setelah dicek ternyata dia selalu interlokal kalau memanggil nomor Mentari saya. Itu dulu. Entah sekarang apakah kalau saya hidup di Jakarta dan menggunakan kartu Mentari Jogja apakah akan sama kejadiannya kalau teman saya yang orang Jakarta menelpon saya. Selain Mentari, yang pernah saya pakai adalah IM3. Di luar Indosat, saya pernah memakai nomor XL sebentar. Waktu itu tarif XL bikin saya geleng pala karena saya rasa pulsanya seperti disedot pusaran puting beliun paling besar. Boros banget.
Indosat punya program Sinyal Kuat Indosat. Dengan Sinyal Kuat, seluruh wilayah Indonesia akan dicakupi oleh sinyal Indosat. Tentu saja saya berharap banyak pada program ini sehingga saya nggak perlu ganti nomor dari operator tetangga yang sudah bisa mempresensi seluruh kecamatan di Indonesia. Gimana nggak berharap kalau mas dan bapak saya di kampung juga memakai nomor dari Indosat.
Namun sayang, saya yang tinggal di Perumahan Citra Raya – Tangerang, tepatnya di Graha Sevilla, kok sering banget mendapati ponsel saya ini tidak mendapatkan sinyal. Yang paling sering muncul adalah tulisan SOS. Gimana ini? Pantas saja keluarga dan kolega sering protes sama saya. Kata mereka, kalau akhir minggu saya sering sulit dihubungi. Memang kalau akhir minggu saya banyak di rumah untuk membatasi cash outflow yang nggak perlu. Ternyata biang dari segala protes itu adalah seringnya ponsel saya tidak mendapatkan sinyal dari BTS Indosat. Entah di mana BTS Indosat terdekat dari sini kok sinyalnya dapat enggak – dapat enggak seperti selalu saya alami.
Pada saat saya mengetik tulisan ini ponsel saya hanya bisa menghubungi nomor darurat karena tulisan SOS sedang menghiasi layarnya. Bisa dijamin bahwa semua yang menghubungi saya akan kecewa. Saya pun kecewa. Sangat kecewa. Apalagi saya sedang dalam rangka mirasi dari nomor prabayar ke pasca bayar. Maksudnya supaya dapat layanan yang lebih baik daripada sebelumnya. Lah, kalau ternyata BTS-nya sama dan sinyalnya tetap plendak-plendik seperti nyala senthir ketiup angin, apa nilai tambah yang bisa saya harapkan?
Ini di Tangerang loh, masih dekat sekali dengan kawasan ibu kota. Kalau di Tangerang saja sinyalnya lemah macam ini, gimana dengan daerah lain?
sawali
Maret 9, 2008
repot juga kalau keluarga dan kolega ndak bisa kontak lantaran minimnya sinyal hp. kan masih banyak operator lain yang sinyalnya lebih kuat toh, mas arif. sejak dulu saya belum pernah ganti kartu, bahkan sekarang telah saya migrasi ke pascabayar.
Moh Arif Widarto
Maret 9, 2008
Yang ini sejak 2005 nomernya. Makanya saya milih nggak ganti.
triyani
Maret 10, 2008
hihihii.. Indosat yah? sinyalnya menyedihkan memang
itu salah satu alasan saya kenapa sejak pertama kali punya no hp (th 2002?) tetep pakai telkomsel; meskipun pernah dikasih nomor ‘cantik banget’ dari temen yang kerja di Indosat
pengalaman saya dg indosat :
. ehh pas pulang kampung -di daerah kutoarjo- ga ada sinyal sedikitpun.
1. Dulu (kalo ga salah th 2003/04) saya pernah mau ganti mentari krn simpati masih kena roaming, nyeseg banget kalo pas ke luar kota
2. Pas tinggal di Balaraja, krn keluarga saya byk pakai nomor punya indosat, saya coba lagi mau ganti ke nomor punya indosat, ehh sama jg ga ada sinyal disana -padahal saat itu sudah mulai gencar promo sinyal kuat.
3. setelah pindah ke graha raya -serpong- aku sempat coba starone utk internet conection; pas di rumah ga bisa pakai -jadi cancel lagi-
4. sekarang baru 2 minggu coba pakai punya indosat lg (IM2), Alhamdulillah so far sinyal masih ok. Semoga ga perlu cancel lagi.
kalau masih lemah terus, mesti pakai nomor alternatif sih mas. kalo nomor lama -yg sudah tersebar- jangan langsung ganti nomor mas, mesti pakai 2 nomor dulu, baru nanti pelan2 ganti
Moh Arif Widarto
Maret 11, 2008
@triyani:
Nanti kalau masih gitu terus aku akan bikin nomer alternatif.
urip pulunggono
Maret 31, 2011
selama hampir 14 tahun pakai indosat enggak ada masalah,perjalanan jkt-kutoarjo vi ka nggak maslah,didesa saya sinyal kuat.bangka belitung di belinyu josss,muarasabak tanjabtim jambi joss,kualatungkal joss,medan-kabanjahe joss,lintas tengah sumatera joss sampai medan nggak putus,natuna ranai joss,serasan joss.yang nggak jossnya kalau kagak ada pulsanya,dan enggak josnya sampai saat ini belum menang undian dari indosat,i loved