Archive for Februari 20th, 2007
Ayo Dukung Imunisasi Campak!
Pemerintah Menggelar Kampanye Imunisasi Campak Secara Nasional
Jakarta: Pemerintah menggelar imunisasi campak di setiap Puskesmas di seluruh Indonesia. Penyakit campak yang menimbulkan infeksi sekunder dapat mematikan bagi penderitanya.[Metrotvnes.com]
Menurut berita itu, setiap tahunnya 30 ribu anak Indonesia meninggal karena komplikasi campak. Fantastis! Bukan demam berdarah saja pembunuh ganas di negeri ini. Bahkan campak yang tidak digembar-gemborkan juga merupakan pembunuh berdarah dingin. Campak ini sangat mudah menular melalui droplet (percikan ludah) atau kontak dengan penderita. Anak Kang Kombor langsung ketularan campak ketika tetangga kontrakan di Harkit dulu “naruh” anaknya yang baru saja kena campak dan belum sembuh bener di petak kontrakan Kang Kombor sehingga mau nggak mau si Berseri-seri Cahaya Kemuliaan main dengan anak tetangga itu. Penyakit ini pula yang membuat hipertensi Kang Kombor mbalik jadi hypotensi. Entah apa hubungannya …
Lebih jauh tentang campak telah dijelaskan oleh Cak Dokter Moko di sini >>>>.
Ayo dukung imunisasi campak ini. Kalau di sekitar Sampeyah ada balita yang tidak dibawa ke pos imunisasi, geret saja… Kang Kombor gregeten waktu PIN uktuk polio ada warga sekitar yang tidak membawa anaknya ke Pos PIN. Kalau tidak 100% diimunisasi, gimana mau berhasil pemberantasan penyakitnya? Hladalah…
Seleksi Calon Siswa Taruna Nusantara: Tes Kesehatan, Casis Laki-laki Diperiksa Petugas Perempuan dan Sebaliknya?
Komentar Zaki di sini cukup menggelitik Kang Kombor. Kutipannya di bawah ini:
Wah, rame nian ya bahasan SMA TN ni.
Eniwei, bener gak sih, denger-denger, dalam salah satu tahapan seleksi, semua calon siswa (L) diwajibkan ikut tes kesehatan di mana petugas pemeriksanya adalah P. Secara berkelompok calon siswa (L) dipanggil ke dalam ruangan dan diminta utk menanggalkan pakaiannya tanpa kecuali, untuk kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas (P).Apakah itu juga berlaku sebaliknya…?
Tp mungkin, klo benul, itu sdh jd SOP-nya ya?
Apakah benar begitu?